banner 728x250
Daerah  

Kemampuan Kadishub Mulai Diragukan, Sejak Dilantik Belum Tampak Ada Gebrakan

Loading

SUNGAIPENUH-Kemampuan Leddi Seprinal selaku Kepala Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh mulai menjadi sorotan publik. Sejak dilantik, belum terlihat langkah konkret maupun gebrakan nyata dalam penataan lalu lintas serta penertiban pelanggaran di kawasan perkotaan.

Sejumlah kalangan menilai, meski Dinas Perhubungan memiliki jumlah personel yang cukup, namun belum tampak adanya dorongan kepemimpinan yang kuat untuk menggerakkan jajaran di lapangan. Akibatnya, berbagai persoalan klasik di sektor perhubungan masih terus berulang tanpa penanganan berarti.

Memasuki awal tahun, aktivitas petugas Dishub di lapangan dinilai minim. Tidak terlihat adanya kegiatan sosialisasi, penertiban, maupun langkah persuasif terhadap pelanggaran lalu lintas. Kondisi ini berdampak pada semakin maraknya parkir liar yang dinilai kian tidak terkendali di sejumlah titik strategis kota.

Selain persoalan parkir liar, aktivitas bongkar muat di pusat Kota Sungai Penuh juga masih berlangsung pada jam-jam sibuk. Situasi tersebut kerap memicu kemacetan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas, terutama di ruas jalan utama yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

BACA JUGA:  Tanjung Bajure Mulai Terlihat Rapi. Erni: Baru Ini Pemimpin Menemui Langsung Pedagang

Seorang sumber menyebutkan, hingga kini belum terlihat kebijakan atau tindakan tegas yang menunjukkan arah penataan lalu lintas ke depan. “Belum tampak ada gebrakan dari Kadis Dishub yang baru. Sepertinya masih perlu banyak belajar soal perhubungan. Kalau soal membangun relasi dan mengambil hati atasan, itu mungkin keahliannya,” ujarnya.

Sorotan juga mengarah pada keberlangsungan jabatan yang bersangkutan di lintas kepemimpinan daerah. Menurut sumber, kinerja Leddi Seprinal dinilai tidak memiliki capaian menonjol, namun tetap bertahan di berbagai era kepemimpinan wali kota.

“Kinerjanya tidak ada yang benar-benar menonjol. Makanya bisa terpakai di era AJB, Ahmadi, hingga Alfin,” kata sumber tersebut.

Sorotan ini menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kota Sungai Penuh, terlebih Wali Kota sebelumnya telah menekankan pentingnya kerja nyata, sinergi antar OPD, serta meninggalkan pola kerja lama yang tidak berdampak langsung bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Siswa dI Kota Sungai Penuh Dilarang Membawa Sepeda Motor ke Sekolah

Publik kini menunggu langkah konkret dari Dinas Perhubungan, baik dalam penertiban parkir liar, pengaturan bongkar muat, maupun peningkatan kehadiran petugas di lapangan. Tanpa gebrakan nyata, kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Dishub dikhawatirkan akan terus menurun. (DD)