![]()
JAKARTA-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sungai Penuh bersama Diskominfo Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi mengikuti kegiatan Sosialisasi Transformasi Digital melalui pemanfaatan Satelit Nasional Merah Putih. Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 21 Gedung Telkom Landmark Tower, Jakarta, Selasa (10/02/2025).
Kehadiran jajaran Diskominfo se-Jambi dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas digital di wilayah Jambi, khususnya dalam mengatasi persoalan blank spot di daerah-daerah terpencil yang masih sulit terjangkau jaringan internet.
Rombongan Diskominfo dari Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi diterima langsung oleh manajemen PT Telkomsel dan PT Telkomsat. Dalam pertemuan tersebut hadir Vice President LBCC Telkomsel Philipus Nanang, General Manager Telkomsat Widi Sulistyanto, Account Manager PT Telkom Nabila, serta Vidiyan selaku Presales Engineer.
Dihadapan rombongan, PT Telkomsat memaparkan solusi layanan Internet Merah Putih, yaitu layanan internet berbasis satelit broadband unlimited yang didukung teknologi High Throughput Satellite (HTS).
Layanan ini dirancang untuk menghadirkan koneksi internet cepat dan stabil tanpa batas kuota, sehingga mampu menjangkau hingga wilayah pelosok di Provinsi Jambi.
Dalam audiensi tersebut, Kadis Kominfo Sungai Penuh H. Josrizal Helman secara aktif menyampaikan kebutuhan jaringan internet di wilayah blank spot yang masih menjadi kendala pelayanan publik dan aktivitas masyarakat. Ia menegaskan Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen mempercepat pemerataan akses internet sebagai fondasi transformasi digital daerah.
Difasilitasi Diskominfo Provinsi Jambi, Kota Sungai Penuh mengajukan proposal pembangunan jaringan internet desa, termasuk penguatan program Rumah Konektivitas Elektronik (RKE) dan kampung internet. Usulan ini menyasar wilayah yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi memadai.
“Akses internet yang merata menjadi kebutuhan dasar. Melalui audiensi ini, kami berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat pemenuhan jaringan internet di wilayah Sungai Penuh, khususnya daerah blank spot,” ujarnya. (DD)













