banner 728x250
Hukrim  

SPBU Kumun Diduga Kerjasama dengan Mafia BBM Bersubsidi

SPBU yang Berlokasi di Kecamatan Kumun Debai Kota Sungai Penuh.(Dok)

Loading

SUNGAIPENUH-Permainan Bio Solar Subsidi di SPBU Sungai Penuh makin terkuak, setelah Viral pengisian drigen di SPBU Kumun (SPBU Pertamina 24.371.46) dikabarkan berubah modus mengunakan kendaraan roda dua dan empat.

“Fasilitas ini berlokasi strategis di Jalan Raya Kumun, Air Teluh, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh”

Dibeberkan sumber media ini Selasa (26/05) yang minta identitasnya tidak disebutkan, untuk keamanan dirinya bahwa saat ini permainan pengelapan BBM Bio Solar Subsidi lebih rapi dari sebelumnya.

Mafia BBM Subsidi (Bio Solar) di Kota Sungai Penuh SPBU Pertamina 24.371.46 Kumun saat ini mengunakan bara code pengisian BBM Bio Solar baik tangki Mobil standar mau pun modif.

“Mengunakan baracode bang..! baracode banyak mobilnya satu, mereka mengisi tiap hari” Lanjut sumber.

Selain itu, sumber juga membeberkan Ada shif pengisian, kalau mafia BBM Subsidi bio solar pagi Khusus untuk pribumi Kecamatan Kumun Debai selanjutnya baru bebas.

BACA JUGA:  Rumah Tersangka Kasus Korupsi PJU Kerinci Dikabarkan Digeledah oleh Penyidik Kejaksaan

“Pagi Khusus untuk pemain Daerah Kumun bang…! Setelah itu baru untuk yang lain” Katanya lagi.

Begitu juga dengan mengunakan motor tangki besar bolak balik mengisi BBM, ciri ciri pengendara mengisi sendiri di pompa.

“Kalau roda dua mengunakan motor besar, ciri cirinya pengendara mengisi sendiri di pompa” Jelas sumber lagi.

Keuntungan sangat menjanjikan bagi mafia mafia BBM Subsidi (Bio Solar) satu kali antri per tengki bisa mencapai 800 ribu rupiah bersih.

“Dum truck satu tangki bisa menjadi 3 drigen, satu tangki modal segitar 600 ribu rupiah, sedangkan 1 drigen saat ini dihargai mencapai 500 ribu rupiah per drigen. 3 drigen 1.500.000.- rupiah, dikurangi modal 600 ribu rupiah, sisa 900 ribu rupiah, di kurang cas oknum 100 ribu rupiah pengisian, keuntungan bersih 800 ribu rupiah” ungkapnya lagi.

BACA JUGA:  Besok, Sidang Perdana PA Pembangunan Stadion Mini Sungai Penuh di PN Tipikor Jambi 

Bisnis BBM Subsidi (Bio Solar) di SPBU Pertamina 24.371.46 sangat menjanjikan, namun sangat menyusahkan masyarakat dan merugikan Negara.

Namun tidak ada tindakan dari aparat penegak hukum, walaupun ada itu nilai ecel ecek, sebatas formalitas dan dokumentasi, buktinya makin marak, dikabarkan BBM Bio Solar Subsidi itu di jual ke pihak alat berat dan ke pihak penmabang emas tanpa izin.

Kapolres Kerinci dan pihak pengelola SPBU belum bisa diminta Keterangan nya, terkait informasi masyarakat Ada nya permainan BBM subsidi. (Red)