![]()
SUNGAIPENUH-Program normalisasi Sungai Batang Merao yang dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI membawa dampak nyata bagi masyarakat Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh.
“Sudah bertahun-tahun hidup dalam ancaman banjir, kini warga mulai merasakan ketenangan, terutama saat musim hujan” ujar warga Jum’at (31/1/2026).
Warga mengucapkan terima kasih kepada bapak Wali Kota dan Wakil Walikota Sungai Penuh Alfi-Azhar Hamzah, yang belum genap setahun menjabat telah memperhatikan nasib kami yang tinggal di tepian sungai batang merak, ucap warga.
Perlu diketahui, Kegiatan normalisasi sungai tahun 2025 ini mencakup empat desa, mulai dari Desa Simpang Tiga Rawang hingga Muaro Desa Tanjung Pauh Hilir.
Untuk tahun 2025 dikerjakan sepanjang kurang lebih 15 kilometer. Bahkan proyek inj dinilai efektif serta mengurangi risiko banjir yang kerap melanda kawasan permukiman warga.
Pada tahun ini pekerjaan normalisasi dilakukan oleh PT WIKA dan dikerjakan oleh CV Desabel di bawah vendor Liong. Normalisasi selain berfungsi mengurangi potensi banjir, program ini juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar. Kondisi sungai kini terlihat lebih bersih, rapi, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang bermukim di sekitarnya.
Normalisasi meliputi pengerukan, pelebaran, pendalaman aliran sungai, hingga penguatan tebing. Upaya tersebut bertujuan memulihkan fungsi sungai agar aliran air lebih efektif dan tidak meluap ke permukiman warga. (DD)













