banner 728x250
Daerah  

Aktivis Sebut Program MBG di Kota Sungai Penuh Diduga Tidak Sesuai Spek

Loading

SUNGAIPENUH-Jhoni salah satu aktivis mengungkapkan pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Sungai Penuh tahun 2025 diduga tidak sesuai Spesifikasi Teknis (Spek) yang sudah ditentukan.

Menurutnya, menu yang disediakan tidak menurut selera yang diinginkan oleh siswa. Contoh ada yang alergi telor dan juga ada yang tidak suka dengan ayam seta ikan tongkol.

Pantauan kita saat pembagian MBG disalah satu Sekolah di Kota Sungai Penuh beberapa waktu lalu, menu yang dibagikan tidak berdasarkan selera yang diinginkan.

“Pembagian harus sesuai selera yang diinginkan, bukan sebaliknya.” ungkap Jhoni, Jum’at (23/5/2025).

BACA JUGA:  Wako Alfin Hadiri Pisah Sambut Kajati Jambi

Ia juga menjelaskan, program MBG pemerintah menargetkan porsi dan kemasan yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi, dengan anggaran Rp 10.000 per porsi, tambahnya.

Selain itu, didalam penerapan program MBG, pemerintah akan melibatkan masyarakat dan usaha katering lokal dalam proses pengadaan bahan baku dan pembuatan makanan. Namun dalam pelaksanaannya tidak sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan pemerintah. ” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, kita akan kawal pelaksanaan program MBG di Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi tahun 2025, sebutnya.

Program MBG di Kota Sungai Penuh pelaksana Yayasan Pelita Perabu Berjaya Indonesia beralamat di Jalan Pancasila Desa Lawang Agung Kecamatan Pondok Tinggi. (DD)