banner 728x250
Daerah  

Zarman Ependi: Era Hutri Randa Ketua DPRD Anggaran Publikasi Media Dipangkas

Pembina Aliansi Wartawan-LSM Bumi Kerinci (ABK) dan Pembina Wartawati Indonesia Maju (WIM) Kabupaten Kerinci-Kita Sungai Penuh Zarman Ependi (Kiri) dan Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa (Kanan). (Ist)

Loading

SUNGAIPENUH-Pembina Aliansi Wartawan-LSM Bumi Kerinci (ABK) dan Pembina Wartawati Indonesia Maju (WIM) Kabupaten Kerinci-Kita Sungai Penuh Zarman Ependi, mengutuk keras pemangkasan anggaran Publikasi media oleh DPRD Kota Sungai Penuh.

Dirinya menilai, pemangkasan anggaran publikasi ini sangat berdampak pada media lokal. Bahkan, dirinya menilai dewan seakan tidak peduli nasib rekan-rekan media.

“Sejak Hutri Randa menjabat ketua DPRD, anggaran publikasi media dipangkas. Teman-teman wartawan sangat berjasa terhadap penyampaian kebijakan-kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah daerah kepada masyarakat ” ujarnya.

Ia meminta, dewan memperjuangkan aspirasi teman-teman media. Menurutnya, peran wartawan sangat penting dalam menyampaikan informasi dan kebijakan pemerintah kepada masyarakat.

Terpisah, Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh Dpt. Doni Efendi, mengungkapkan bahwa dirinya menyesali sikap DPRD Kota Sungai Penuh. Efesiensi bukanlah suatu alasan untuk memangkas habis anggaran publikasi media, sebab masyarakat kota Sungai penuh butuh informasi kinerja DPRD.

BACA JUGA:  BUKTI CINTA UNTUK RAKYAT SUNGAI PENUH

“Masyarakat butuh informasi kinerja wakil mereka, dengan pemangkasan anggaran untuk publikasi, berarti pihak DPRD telah mematikan saluran informasi, juga pembangunan bukan saja pokir, tapi juga informasi publik” ujarnya dengan nada tegas.

Dijelaskannya, efisiensi itu menghindari duplikasi program, dan memastikan dana digunakan secara tepat sasaran untuk meningkatkan pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, dan menjaga stabilitas makroekonomi.

“Berarti dari mana pikiran DPRD bahwa publikasi i formasi adalah pemborosan dan tidak perlu” tegasnya.

BACA JUGA:  Disdik Sungai Penuh Sambut Kunker Komisi IV DPRD Perssel. Bahas Berbagai Program Strategis

Bahkan reses dan pokir yang dilaksanakan oleh dewan selama ini, kalau boleh jujur juga tidak penting. Apa yang di butuhkan masyarakat sudah ada dalam rencana pembangunan diajukan desa ke Pemkot dan DPRD” sebutnya. (DD)