![]()
KERINCI-Lewat festival Danau Kerinci diharapkan warga Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi mengenang kembali tradisi leluhur yang hampir hilang ditelan zaman.
Kemuliaan adat, keindahan budaya, dan kearifan Kerinci tempo dulu kembali dihidupkan lewat “Festival Budaya Kurintji-Balik Ku Dahin”.
Secara identitas dan entitas masyarakat sudah menemukan budaya Kerinci, namun secara esensi masih butuh ‘pewarisan’ budaya yang bersifat filosofi-trasformatif.
Supaya budaya Kerinci bukan hanya milik alam sadar generasi tua saja, tapi harus bermetamorfosis pada alam sadar generasi penerus.
Acara ini mengandung nilai-nilai tradisi dan identitas lokal.
“Jangan sampai ‘pamatang/mantaho’ di ansak nak uhang ngan lalu.”
Semoga ‘arah batin’ warga Kabupaten Kerinci menemukan hakikat sesungguhnya.
Adapun yang menjadi daya tarik utama dalam festival tahun ini adalah keikutsertaan setiap instansi pemerintahan, mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, yang mendirikan stand pameran budaya. Setiap stand menampilkan kekhasan wilayah dan inovasi budaya masing-masing, mulai dari kerajinan tangan, kuliner tradisional, pakaian adat, hingga dokumen sejarah lokal.
Menariknya, seluruh stand dinilai langsung oleh Bupati Kerinci dan Wakil Bupati Kerinci, yang berkeliling satu per satu untuk melihat kreativitas dan keseriusan setiap instansi dalam mengangkat nilai budaya daerah. Penilaian ini menjadi pemacu semangat bagi para peserta untuk menampilkan yang terbaik.
Pada acara tersebut menampilkan berbagai atraksi tradisional yang ada di tiap Kecamatan di Kabupaten Kerinci.
Festival Danau Kerinci tahun 2025 mengusung tema “Balik Ku Dahin”, yang dilaksanakan dari tanggal 3 hingga 6 Desember 2025 itu berjalan lancar dan sukses. (DD)











