banner 728x250
Daerah  

Sejak Dilantik Monadi Sebagai Plt Disdik Kerinci Asril, Diduga KKN dan Pungli  

Plt Disdik Kabupaten Kerinci Asril (Kiri), Ketua Ormas Cobra Ega Roy (Tengah) dan Bupati Kerinci Monadi (Kanan). (Ist)

Loading

KERINCI-Ketua Ormas Cobra mengungkapkan bahwa sejak dilantik oleh Bupati Monadi, sebagai Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Kerinci Asril S.Pd.M.Pd, sudah tersandung kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) dan Korup, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Bahkan, Bupati Kerinci terkesan tutup mata dan merestui tindakan plt Kadis Pendidikan Kerinci.

“Harusnya, Monadi Bupati Kerinci respect, terkait apapun isu yang menerpa daerah dibawah naungannya. Tapi Monadi Bupati Kerinci terpantau acuh tak acuh” ujar Ega Roy.

Menurut dia, Dugaan Pungli dan KKN menerpa Kabupaten Kerinci, diantaranya dugaan kutipan lelang jabatan bertarif di demo LSM Kompej di jambi.

Tiga kasus di Disdik Kerinci semenjak Monadi melantik Asril menjadi Plt Kadisdik Kerinci, yaitu pungli biaya tanda tangan persyaratan tambahan PPPK di luar persyaratan BKSDM.

Dugaan kasus insentif penjaga sekolah se-Kabupaten Kerinci berjumlah hingga lebih kurang 5 miliaran rupiah.

BACA JUGA:  Dewan Minta BPKP Audit ulang Anggaran PDAM Tirta Khayangan

Dugaan kasus Tunjangan Tambahan Penghasilan (Tamsil) juga mencapai lebih kurang 2 Miliar.

Juga ditangapi Ormas Cobra keempat kasus viral di Kabupaten Kerinci itu terkait masalah hak orang lain tak di salurkan.

Dan satu kasus dugaan lansung menghantam muka Monadi Bupati Kerinci, yaitu pungutan sogok jabatan yang di demo LSM Kompej di Jambi baru baru ini.

“Belum menyebut tahun setelah dilantik Monadi Bupati Kerinci, sudah tersandung dugaan kasus pungli dan KKN, selaku masyarakat Kerinci, saya sangat malu, belum apa apa dalam memimpin sidah tersandung kasus dugaan pungli dan KKN” Ketusnya.

Ketua Ormas Cobra juga menyayangkan satu dugaan kasus lansung terhadap diri nya (Monadi) Bupati Kerinci belum setahun dilantik itu.

BACA JUGA:  Wako Alfin Dampingi Kunjungan Lapangan Tim Verifikasi Kota Sehat

“Mirisnya lagi, 3 kasus dugaan Pungli dan KKN mengantam orang kepercayaannya, yang dilantiknya menjadi Plt Kadisdik Kerinci, satu kasus lansung tertuju pada dirinya (Monadi) Bupati Kerinci, yaitu kasus pungutan uang jabatan bagi tim yang ingin dilantik jadi pejabat” tegasnya.

Sampa saat ini Monadi Bupati Kerinci belum memberikan klarifikasi hal jawabnya. (Red)