banner 728x250
Daerah  

Antisipasi Banjir Pada Peralihan Musim. Pemkot Sungai Penuh Normalisasi Sejumlah Sungai

Penampakan Sungai Batang Merao Setelah di Normalisasi dan Alat Sedang Melakukan Pembersihan Sungai. (Ist)

Loading

SUNGAIPENUH-Sejumlah sungai di Kota Sungai Penuh di Normalisasi. Ini bertujuan untuk mengurangi debit air dan resiko serta mengatasi banjir pada peralihan musim penghujan.

Menurut data dinas PUPR Kota Sungai Penuh normalisasi dilakukan dibeberapa aliran sungai, dan diprioritaskan di tiga lokasi yakni, Sungai Batang Merao, Air Sempit dan Sungai Bungkal.

Untuk Sungai Batang Merao difokuskan pada pelebaran aliran sepanjang 9 meter pada titik yang sering meluap. Sementara itu, sungai lainnya difokuskan pada pengerukan dasar, pendalaman dan penguatan tebing.

Setelah di Normalisasi. (Ist)

Bahkan, saat ini di tiga lokasi Pekerjaan Normalisasi sedang berlangsung, diantaranya Sungai Bungkal, Air sempit dan Sungai Batang Merao.

BACA JUGA:  Hallo..!! Tirta Khayangan Memberi Kemudahan Kepada Konsumen Jika Ada Nganguan dan Lainnya

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi debit air yang sering kali meluap ke pemukiman warga. Normalisasi dikerjakan dengan Balai Wilayah Sungai Sumatra (BWSS) VI Jambi dengan target kapasitas aliran sungai. Sehingga genangan air yang kerap terjadi di tiga kecamatan tersebut bisa berkurang.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, menyampaikan bahwa kita sudah berkoordinasi dengan pihak Provinsi Jambi baik PUPR dan BWSS VI, Alhamdulillah kita siap membantu dan itu sudah dilakukan oleh balai wilayah sungai

“Selain di air sempit yang sudah dikerjakan oleh PUPR Kota Sungai Penuh tempo hari sepanjang 900 meter. Normalisasi dilanjutkan sungai bungkal untuk di normalisasi” ujarnya.

BACA JUGA:  Rapat Paripurna Minim Kehadiran SKPD dan BUMD, Wako Alfin Diminta Lakukan Evaluasi

Perlu diketahui, tiap tahun Kumun Debai, Tanah Kampung dan Hamparan Rawang selalu diterjang banjir. Melalui Normalisasi diharapkan banjir dapat teratasi. (DD)