banner 728x250
Daerah  

Belum Genap Setahun Jalan Lingkar Pesisir Bukit Hancur. Warga Minta APH Periksa Pihak Terkait

Loading

SUNGAIPENUH-Muhammad Khadir, warga Kota Sungai Penuh meminta aparat penegak hukum (APH) memeriksa proyek Jalan Lingkar Kecamatan Pesisir Bukit diduga bermasalah.

Dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk audit ulang anggaran pekerjaan proyek Jalan Lingkar. Pasalnya, proyek senilai Rp 3 tiga milyar itu belum genap setahun sudah hancur.

“Belum setahun jalan tersebut sudah hancur. Bahkan mengancam warga sekitar pada saat hujan turun” ujarnya.

Selain itu, drainase tidak berfungsi, sehingga tanah yang ada di atas akan turun ke pemukiman warga.

Ia berharap, APH agar melakukan pemeriksaan jalan lingkar ini. Menurutnya, saat pekerjaan diduga dikerjakan asal-asalan oleh kontraktor.

BACA JUGA:  Eks Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Dilaporkan ke Polisi

“Kita minta APH untuk memeriksa pihak-pihak yang terkait dalam proyek jalan lingkar kecamatan pesisir bukit, diantaranya, PA,PPK, PPTKnya, Konsultan pengawas dan Kontraktor” ujarnya.

Kabid Bina Marga PUPR Kota Sungai Penuh Ir. Aprizal, ST, saat ditemui dilokasi Goro di taman Bunga Puti Senang, dirinya mengatakan, kita sudah menyurati pihak kontraktor, ujarnya, Sabtu (14/6).

Diketahui, Pembangunan Jalan Lingkar Kecamatan Pesisir Bukit dikerjakan oleh CV. ABBIYU BANGUN KONSTRUKSI beralamat di Pasar Senen Kelurahan Pasar Senen, Kabupaten Kerinci, Jambi. Pagu Anggaran Rp 3.000.000.000.00.

BACA JUGA:  Parah, Wako Alfin Terjebak Macet Saat Menuju Lokasi Penanaman Pohon Serentak di Kumun Debai

Menurut informasi yang beredar, proyek tersebut dikerjakan oleh Riki atau biasa disebut Riki Gas. (DD)