banner 728x250

Paska Longsor, Sampah Masyarakat Sungai Ning, Camat dan Kesbangpol Sepakat Minta Pemkot Tutup TPAS RPT

Loading

SUNGAIPENUH-Paska terjadinya banjir dan longsor sampah di KM 6 jalan Nasional Sungai Penuh-Tapan, Desa Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, Selasa malam (28/4/2025).

Warga Sungai Ning bersama dengan Kepala Desa, Camat Sungai Ning dan Kesbangpol Kota Sungai Penuh mengadakan rapat. Dalam rapat tersebut, ada tujuh poin disepakati dan ditanda tangani bersama, salah satunya adalah meminta Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk menghentikan aktifitas pembuangan sampah di TPA Ilegal di Renah Padang Tinggi.

Berikut tujuh poin yang disepakati bersama antara masyarakat, Kades, Camat dan Kesbangpol

1. Pada tahun 2022 Pemkot Sungai Penuh berjanji menggunakan RPT sebagai TPA hanya pada waktu 6 bulan.

2. Selama berjalannya TPA RPT sudah tiga kali bencana besar longsor dan banjir sampah, dan terakhir mengakibatkan terseretnya kendaraan oleh longsor sampah.

BACA JUGA:  Maya Novefri Resmi Dilantik Jadi Dewas Perumda Tirta Sakti

3. Masyarakat sudah cukup memberikan tenggang waktu dari sejak TPA RPT beroperasional sampai dengan hari ini, tidak kepastian dan perhatian.

4. Tidak hadirnya kepala dinas LH Kota Sungai Penuh, sebagai OPD yang menangani persampahan dan lingkungan di wilayah Kota Sungai Penuh sebelum ini.

5. Masyarakat sudah merencanakan aksi terhadap keberadaan TPA RPT, namun mendapat masukan dan pertimbangan menghormati bulan suci Ramadan dan idul Fitri.

6. Menginginkan adanya komunikasi dan dialog dengan Walikota Sungai Penuh.

7. Mulai saat musyawarah ini dilaksanakan, meminta penghentian pembuangan sampah di RPT.

“Kita masyarakat Sungai Ning minta Pemkot Sungai Penuh untuk menghentikan aktifitas pembuangan sampah di RPT,” ujar Deky Hamdani tokoh Muda Sungai Ning.

BACA JUGA:  Honor 10 Tahun Hanya Lolos PPPK Paruh Waktu, Kurang 2 Tahun Penuh Waktu

Untuk diketahui baru-baru ini, satu unit mobil milik direktur PDAM Sungai Penuh yang ditumpangi direktur PDAM bersama keluarga terseret longsoran sampah hingga masuk jurang sedalam 200 meter.

Beruntung dalam kejadian tersebut tiga orang didalam mobil tidak ada terjadi korban jiwa dan ketiganya selamat dan hanya mengalami cidera. (DD)