![]()
JAMBI-Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III Angkatan III, IV, dan V Kota Sungai Penuh secara resmi ditutup pada Selasa (2/6/2026) malam.
Acara penutupan Latsar diawali pemberian materi oleh Wali Kota Sungai Penuh Alfin. Dalam materinya Wako mengingatkan agar CPNS mampu menghadapi tantangan era digital yang ditandai dengan perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Big Data, Internet of Things (IoT), dan digital government. Menurutnya, ASN yang tidak mau belajar, beradaptasi, dan berinovasi akan tertinggal dalam dinamika perubahan yang semakin cepat.
Menurutnya, ASN masa kini tidak lagi cukup hanya bekerja secara rutin dan menunggu perintah, melainkan harus memiliki integritas tinggi, berorientasi pada hasil, cepat belajar, serta mampu menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik. Ia menekankan bahwa masyarakat saat ini menilai pemerintah dari kualitas pelayanan yang dirasakan secara langsung setiap hari.
Wako Alfin, juga menegaskan bahwa tantangan birokrasi saat ini menuntut Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan masyarakat.
“Jangan hanya menjadi ASN yang hadir di kantor, ASN yang hebat bukanlah mereka yang memiliki jabatan tinggi, tetapi mereka yang mampu menghadirkan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat melalui pengabdian yang tulus, inovasi yang berkelanjutan,dan Integritas yang tidak pernah luntur.,” tegasnya
Di hadapan para peserta Latsar, Wako Alfin, menyampaikan selain kompetensi dan penguasaan teknologi, Wako Alfin menegaskan pentingnya membangun karakter ASN yang jujur, disiplin, profesional, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi etika pelayanan. Ia menilai integritas, empati, dan ketulusan tetap menjadi nilai utama yang tidak dapat digantikan oleh teknologi.
Penutupan Latsar digelar di Kota Jambi sejak 31 s/d 2 Juli 2026, dengan mengusung Tema “Membangun ASN BerAKHLAK, Adaptif, Inovatif dan Melayani dengan Ketulusan di Era Transformasi Digital”. (Red)













