banner 728x250
Daerah  

RSU Mulai Sepi Pasien, Pelayanan Terus Dikeluh, Kinerja Dirut Dinilai Tak Becus

Loading

SUNGAIPENUH-Kinerja Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen A Thalib Kota Sungai Penuh, Jambi Debi Sartika dinilai kurang memuaskan, dan tidak “Becus” dalam mengelola manajemen seperti Pelayanan, Operasional dan SDM.

Parahnya lagi, warga Kota Sungai Penuh dan Kerinci lebih memilih berobat ke RS swasta (Melati) atau ke luar daerah, dibanding berobat ke RSUD Mayjen MH Thalib.

Berdasarkan informasi, banyak warga memilih berobat ke Melati dan luar daerah, karena RS tersebut mengutamakan pasien yang menggunakan BPJS. Berbalik dengan RSUD Mayjen MH Thalib pasien yang menggunakan BPJS malah diabaikan.

Selain itu, menjadi keluhan pasien dan keluarga buruknya pelayanan serta krisis logistik seperti kelangkaan obat dan peralatan medis.

Salah satu pasien, kepada wartabaru.com menyampaikan bahwa kartu BPJS digunakan saat berobat ke RSUD tidak layani dengan sempurna.

“Ya, sama saja tidak berguna kartu BPJS. Mereka (Perawat red) lebih mengutamakan pasien non BPJS” ujar salah satu pasien RSUD Mayjen MH Thalib dengan nada sedih.

BACA JUGA:  Aset Pemkot Sungai Penuh Diduga Dirusak oleh OTK

Kalau seperti ini lebih baik berobat ke luar (Sumbar-Jambi) disana pasien yang menggunakan BPJS diutamakan, pungkasnya.

“Kalau tidak cepat Pemkot Sungai Penuh mengatasi hal ini akan berdampak buruk. Pemkot agar cepat mengambil tindakan” kata Fadli, kepada wartabaru.com Minggu (27/4/2025).

Dirinya mengungkapkan, ruang rawat inap pun tidak sesuai standar, bahkan pelayanan RSUD Mayjen MH Thalib jauh dari standar, ungkapnya.

Ia menambahkan, semenjak RSUD Mayjen MH Thalib dijabat Debi Sartika, pelayanan kesehatan jauh lebih buruk dan amburadul. “Ya, semenjak Debi Sartika menjabat dirut RSUD Mayjen MH Thalib amburadul bahkan tidak ‘becus’ mengelola manajemen RSUD” tambahnya.

Hendri, aktivis Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, saat dimintai tanggapannya mengatakan bahwa Pemkot Sungai Penuh harus segera mengambil tindakan. Sebab masalah kesehatan merupakan hajat masyarakat banyak, ungkap Hendri.

BACA JUGA:  Kota Sungai Penuh Mendapat Bantuan Bedah RTLH Sebanyak 146 Unit dari BSPS

“Jika tidak mampu lebih baik mundur. Sebab pasien dan keluarga sudah lama mengeluhkan hal ini” bebernya.

Bahkan dirinya minta kepada DPRD Kota Sungai Penuh untuk segera memanggil Dirut RSUD Mayjen MH Thalib Debi Sartika.

Sementara itu, Direktur RSUD Mayjen MH Thalib Debi Sartika, dikonfirmasi via WhatsApp beberapa waktu lalu, terkait pelayanan yang dikeluhkan pasien dan keluarga, hingga kini belum memberi jawaban. (DD)