banner 728x250
Daerah  

PDAM Tirta Khayangan Dikeluh, Tagihan Mahal Pelayanan Kurang, Dewan: Tiap Tahun PAD Tak Tercapai

Loading

SUNGAIPENUH-Pelanggan Perusahaan Air Minum (PAM) di Kota Sungai Penuh mengeluh tagihan rekening air membengkak naik.

Selain tarif, konsumen BUMD milik Pemkot Sungai Penuh itu, juga mengeluh pelayanan tidak sesuai dengan tarif.

“Airnya sering mati hidup, bahkan akhir-akhir ini airnya bau” sebut Ujang, salah satu pelanggan Perumda Tirta Khayangan, Senin (28/4/1025).

Dijelaskannya, Pelayanan yang diberikan Perumda Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh masih kurang maksimal, imbuhnya.

Anggota Komisi 2 DPRD Kota Sungai Penuh Feri Hardito, saat ditemui wartabaru.com di ruang kerjanya beberapa waktu lalu mengatakan, sejak berdiri dari THN 2016 sampai 2024 setiap tahunnya PDAM Tirta Khayangan mengalami kerugian.

BACA JUGA:  Indra Tepis Tudingan Jabat Komisaris PT. Alam Padoeka Djaja Inti

“Tidak pernah mencapai target. Untuk tahun 2024 hanya terealisasi sebesar Rp 2,2 milyar” ungkapnya

Adrizal Adnan anggota Komisi 2 mengatakan bahwa saat rapat dengan PDAM Tirta Khayangan kemarin kita sudah meminta draf neraca keuangan, ujarnya.

“Kita akan panggil kembali PDAM Tirta Khayangan dan akan ditanya apa penyebab PDAM selalu tekor” imbuhnya. (DD)