banner 728x250
Daerah  

Honor Belum Dibayar. Penjaga Sekolah di Kota Sungai Penuh Mengeluh

Salah Satu Petugas Penjaga Sekolah. (Dok Net)

Loading

SUNGAIPENUH-Para penjaga Sekolah di Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi mengeluh belum diterimanya honor. Pahlawan tanpa tanda jasa ini, mestinya mendapat perhatian serius dari Pemerintah.

Pasalnya, honor yang mereka terima tidak sebanding dengan tanggung jawab yang mereka emban menjaga sekolah 24 jam.

“Sudah memasuki empat bulan honor kami belum dicairkan” ujar salah satu penjaga Sekolah, kepada Wartabarumcom, Senin (4/8/2015).

Menurutnya, seharusnya honor kami per tiga bulan sudah dicairkan. Ini sudah masuk bulan keempat.

Informasi yang diperoleh, setiap penjaga sekolah jumlah honor yang mereka terima senilai Rp 350 ribu dan dibayar per triwulan.

BACA JUGA:  Dishub Diminta Menertibkan Parkir Liar di Jalan Hasmi Muktar

Para penjaga sekolah sering luput dari pendataan Program Penjaminan Sosial seperti Jamkesmas dan BLSM, kata Deni Kurniawan, salah satu pemerhati pendidikan Kota Sungai Penuh.

Selain itu, menurut dia para penjaga sekolah wajib diberi tempat tinggal oleh sekolah karena memiliki tanggungjawab yang berat. “Mereka bisa mendapat tambahan pendapatan dari hasil jualan di kantin sekolah. Tetapi kan banyak yang tidak mendapat fasilitas tersebut,” jelas dia.

Sementara itu, Kasi Sarana dan Prasarana Dikdas Kota Sungai Penuh, saat ditemui media ini membenarkan adanya keterlambatan pembayaran honor penjaga sekolah. “Keterlambatan dikarenakan kesalahan akun” ujarnya. (DD)