![]()
SUNGAIPENUH-Kota Sungai Penuh dibawah kepemimpinan Alfin-Azhar Hamzah, berhasil menempati posisi ke 2 daerah termaju di Provinsi Jambi.
Daerah dengan julukan Sahalun Suhak Salatuh Bdei, dinilai memiliki pertumbuhan perekonomian yang cukup berkembang, sehingga menjadikan daerah ini memiliki tingkat kemajuan sumber daya manusia yang cukup besar.
Penilaian tersebut dilansir dari AYOBANDUNG.COM dilihat dari data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang dirilis oleh Badan Pusat Statistika (BPS).
Dan laporan yang dirilis oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sejumlah Kota dan Kabupaten di Provinsi Jambi berhasil meraih skor tinggi dalam berbagai indikator daya saing.
Posisi pertama ditempati oleh Kota Jambi sebagai ibukota Provinsi Jambi dengan skor 4,04.
Data ini menunjukkan bahwa banyak daerah di Jambi mengalami peningkatan dalam hal inovasi, infrastruktur, kesehatan, hingga pengembangan ekonomi lokal.
Berikut peringkat lengkap Kabupaten/ Kota di Jambi berdasarkan IDSD 2024:
1. Kota Jambi: 4,04
2. Kota Sungai Penuh: 3,71
3. Kerinci: 3,66
4. Bungo: 3,48
5. Muaro Jambi: 3,44
6. Tanjung Jabung Timur: 3,33
7. Sarolangun: 3,30
8. Batanghari: 3,26
9. Tebo: 3,23
10. Merangin: 3,22
11. Tanjung Jabung Barat: 3,20.
Setiap daerah dinilai berdasarkan kekuatan dan tantangan pada masing-masing aspek tersebut.
Daerah yang unggul umumnya memiliki tata kelola yang baik, infrastruktur yang memadai, serta aktif mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Capaian ini menjadi cerminan bahwa daya saing daerah tidak hanya bergantung pada status sebagai kota besar.
Namun juga pada komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik dan mendorong inovasi
Perlu kita ketahui bersama, Alfin-Azhar Hamzah resmi dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Walikota Sungai Penuh. Pemimpin dengan slogan JUARA.
Saat anggaran mengalami efisiensi, namun terobosan untuk menata Kota Sungai Penuh yang lebih baik terus dilakukan. Bahkan baru-baru ini Normalisasi Sungai Batang Merao lebih kurang sepanjang 3000 meter. (DD)













