banner 728x250

Penerapan SPIP di Kota Sungai Penuh Mendapat Apresiasi dari BPKP Jambi

Dok

Loading

SUNGAPENUH-Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh terus memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan melalui penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Langkah tersebut ditegaskan dalam Sosialisasi Penguatan Penyelenggaraan SPIP yang digelar Inspektorat Daerah Kota Sungai Penuh di ruang Pola kantor Wali Kota Sungai Penuh, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jambi Zulherizal, sebagai narasumber. Ia menyebutkan bahwa Kota Sungai Penuh sebagai daerah dengan capaian penerapan SPIP terbaik di Provinsi Jambi.

Selain itu, ia juga mengapresiasi seluruh perangkat daerah karena mampu mengelola anggaran dengan baik sepanjang tahun 2026.

BACA JUGA:  Menanti Kabinet Baru Alfin-Azhar Hamzah

“Kami berharap capaian yang telah diraih Pemerintah Kota Sungai Penuh dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan pada tahun 2027.

“Dengan demikian, budaya pengendalian intern dan manajemen risiko akan semakin kuat untuk mendukung pelayanan publik yang berkualitas,” Ujar Zulherizal.

Diharapkan sinergi antara Pemerintah Kota Sungai Penuh dan BPKP Perwakilan Provinsi Jambi semakin kuat dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang berkualitas serta berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh diwakili Sekda Alpian, saat membuka kegiatan Pembinaan PPKP, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembinaan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem pengendalian intern pemerintah.

BACA JUGA:  1.798 Penerima SK PPPK. Wako: PPPK Agar Bekerja Secara Disiplin dan Bertanggungjawab

Selain itu, meningkatkan akuntabilitas, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, ujar Sekda. (Red)