banner 728x250
Daerah  

Terungkap, Tiga Petani di Kerinci Diduga Menjadi Korban Oknum ASN Kota Sungai Penuh

Loading

SUNGAIPENUH-Persoalan dugaan penggelapan hasil panen padi milik Petani di Tanjung Pauh, Kabupaten Kerincii yang menyeret Andaris Munandar seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Sekretariat DPRD Kota Sungai Penuh, diketahui telah ada dua Laporan Polisi (LP) dengan korban yang berbeda.

Informasi yang diperoleh, sebelumnya terdapat dua laporan dari korban berbeda ke pihak kepolisian terkait dugaan kasus yang melibatkan oknum ASN tersebut.

Hal ini dibenarkan salah satu korban penggelapan. Menurut korban, saat melapor ke polsek Danau Kerinci, ternyata sudah ada dua laporan dengan korban berbeda

BACA JUGA:  Keseruan HGN dan HUT PGRI Ke-80 di SMP Negeri 2 Kota Sungai Penuh

“Ya benar, saat dirinya membuat LP di Polsek Danau Kerinci, ternyata sudah ada dua laporan dengan korban berbeda. Setelah hari ini, Minggu (16/8/2026), menjadi tiga laporan,” ujar korban.

Sebelumnya, BKPSDM Kota Sungai Penuh dikabarkan telah melayangkan panggilan kepada yang bersangkutan (Andaris Munandar). Namun, dari informasi sumber pemanggilan itu diduga tidak diindahkan.
Yang lebih mengejutkan, persoalan serupa disebut bukan baru pertama kali terjadi.

Dengan adanya peristiwa tersebut, Publik berharap laporan yang sudah oleh korban di Polsek Danau Kerinci agar dapat dituntaskan..

Selain itu, BKPSDM Kota Sungai Penuh diharapkan tidak berhenti pada pemanggilan administratif, tetapi memastikan seluruh informasi dan dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan ASN tersebut ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. (Red)