banner 728x250
Daerah  

Usai Libur Sekolah, Tukang Potong Rambut “Panen Kepala”

Ilustrasi. (Ist)

Loading

SUNGAIPENUH-Hari pertama masuk sekolah membawa berkah bagi tukang pangkas rambut di Kota Sungai Penuh. Sejumlah tempat pangkas dipadati pelanggan yang didominasi siswa laki-laki bersama orang tua mereka untuk merapikan rambut sesuai aturan sekolah.

Salah seorang orang tua siswa Nadia, mengatakan rambut yang rapi bukan hanya untuk memenuhi tata tertib sekolah, tetapi juga membuat anak lebih nyaman saat belajar.

“Kalau sekolah rambutnya panjang pasti mengganggu belajar, gerah juga. Jadi memang lebih nyaman kalau dipotong rapi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Danis, siswa kelas II SMP yang mengaku sengaja memangkas rambut karena sekolahnya rutin menggelar razia rambut secara mendadak. Menurutnya, siswa yang rambutnya dianggap terlalu panjang dapat langsung mendapat teguran hingga dipotong oleh pihak sekolah.

BACA JUGA:  Karang Setio Kerinci: Dasar Pengambilan Keputusan Adat yang Masih Dijaga Hingga Kini

“Di sekolah sering ada razia rambut dadakan. Kalau rambut sudah panjang kadang langsung dipotong, jadi saya potong sebelum masuk sekolah,” katanya.

Tahun ajaran baru 2026-2027 menjadi salah satu periode tersibuk bagi para tukang pangkas rambut. Rengga, salah seorang tukang pangkas, mengatakan jumlah pelanggan meningkat sekitar 80% dibandingkan hari biasa.

Pelanggan mulai ramai sekitar 4 hari sebelum masuk sekolah. Mayoritas anak sekolah yang datang untuk potong rambut,” ungkapnya.

Peningkatan serupa juga dirasakan tukang pangkas lainnya, Nandi. Menurutnya, lonjakan pelanggan mulai terjadi sejak 3 hari sebelum sekolah dimulai dan biasanya masih berlanjut hingga beberapa hari setelah hari pertama masuk sekolah.

“Kalau musim masuk sekolah hampir semua tukang pangkas ramai. Pelanggan bisa naik sekitar 70% sampai hampir 100% dibanding hari biasa,” tuturnya.

BACA JUGA:  Dewan Minta Dishub Segera Tertibkan Mobil Rongsokan Parkir Sembarangan

Untuk tarif potong rambut anak-anak Rp 20.000. Dewasa Rp 25.000. Ttingginya permintaan diperkirakan masih akan berlangsung selama 2 hingga 3 hari ke depan sehingga momen tahun ajaran baru menjadi kesempatan untuk meningkatkan pendapatan, ungkapnya. (DD)