banner 728x250

Pemkot Tetap Upayakan Pembangunan Pasar Beringin Bisa Terwujud

Loading

SUNGAIPENUH-Pemerintah Kota Sungai Penuh memastikan akan memenuhi semua persyaratan sesuai dengan permintaan Kementrian PUPR dalam kelancaran percepatan pembangunan Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh.

“Insyaallah masih (anggaran) masih tersedia lagi proses sekarang,” ujar Sekda Kota Sungai Penuh, Alfian.

Sebelumnya Kadis Perindag Syafrizal mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya untuk mewujudkan supaya pasar Beringin Jaya Sungai Penuh dibangun.

Dia juga tidak menepis bahwa ada kendala tentang perencanaan yang telah dibuat sebelumnya, belum sesuai dengan persepsi dari Kementrian PUPR.

“Ya, kita sudah 6 kali mempresentasikannya (Perencanaan) ke Kementrian PUPR. Apa yang diminta oleh Kemenpu kita akan revisi,” ujarnya

“Itu (perencanaan) bukan dari tupoksi kita dan itu adanya di Dinas PU,” ujarnya

BACA JUGA:  Sebelum Reshuffle Wako Alfin Perlu Pertimbangan "Merger" OPD di Kota Sungai Penuh

Sementara itu, informasi yang diperoleh media ini, anggaran untuk pembangunan pasar Beringin masih tersedia di pemerintah pusat.

Sekarang tinggal lagi keseriusan dari pemerintah Kota Sungai Penuh untuk memenuhi persyaratan perencanaan yang benar sesuai dengan standart yang telah ditetapkan.

“Sekarang ini perencanaan harus diperhatikan betul betul, sebab, pemerintah pusat dalam menggelontorkan anggaran ke daerah harus benar-bener Difungsikan dan dimanfaatkan,” ujar sumber kepada media ini.

“Untuk melobi pemerintah pusat perencanaan harus sebaik baik mungkin sehingga dapat meyakinkan mereka. Di Kemenpu itu orangnya hebat hebat jadi tidak bisa asal asalan,”

Kedepan kita berharap kepada Walikota Baru pak Alfin dan OPD terkait untuk memilih konsultan perencanaan yang betul betul ahli dan bekerja.

BACA JUGA:  Perubahan Jam Kerja ASN Pemkot Sungai Pemuh Selama Ramadhan 2026, Ini Rinciannya

“Nyawa atau pembangunan itu berhasil atau tidak adanya di perencanaan. Kita harap orang atau perusahaan yang ditunjuk benar benar ahli dan bukan merencanakan diatas meja. Sayang sekali anggaran ratusan juga hingga milyaran dibuat asal asalan,” ujarnya. (DD)