banner 728x250
Daerah  

Relokasi Pedagang M Yamin Terancam Gagal. Wako Diminta Tidak Menerima Laporan ABS

Wali Kota Sungai Penuh Alfin dan Rombongan Meninjau Pedagang di Pasar Tanjung Bajure. (Dok)

Loading

SUNGAIPENUH-Proses pemindahan pedagang di sepanjang jalan M Yamin ke Tanjung Bajure terancam gagal.

Pasalnya, tim yang dibentuk oleh Wali Kota dinilai tidak berjalan sesuai dengan rencana.

Pantauan dilapangan, sejak dua minggu terakhir para pedagang banyak berjualan di luar dari tempat yang sudah ditetapkan didalam tanjung Bajure.

Bahkan, trotoar seharusnya digunakan untuk pejalan kaki, kini kembali ditempati oleh pedagang. Parahnya lagi, pemilik toko pun sudah menggunakan trotoar untuk barang dagangan milik mereka.

“Ini program bapak Wako Alfin, mestinya mereka (disperindag) bekerja sesuai dengan arahan pimpinan, agar pedagang benar-benar tertib” ujar Herma, salah seorang warga Kota Sungai Penuh kepada WartaBaru, Senin (18/5/2026).

BACA JUGA:  Terkait Penolakan Pasien BPJS di RSUD A Thalib. Kindra: Pihak Keluarga Telah Meminta Maaf

Menurutnya, kalau seperti ini bisa gagal, program yang sudah dicanangkan oleh bapak Wako. Padahal ini program yang bagus.

Ia berharap kepada bapak Wako Alfin, agar untuk tegas dan jangan menerima laporan Asal Bapak Senang (ABS).

“Kalau saya melihat selama ini terlalu banyak seremonial” ungkapnya.

Perlu diketahui, tim terpadu yang dibentuk oleh Wali Kota Sungai Penuh untuk menertibkan pedagang tidak berjalan.

BACA JUGA:  Dewan Minta Wali Kota Menganti Direktur PDAM Tirta Khayangan

Bahkan, laporan yang disampaikan kepada Wali Kota tidak sesuai dengan juknis dilapangan. (DD)