banner 728x250
Daerah  

9 Bulan Tanpa Insentif, Guru PAUD Kota Sungai Penuh Bertahan dengan Harapan dan Hutang

Ilustrasi

Loading

SUNGAIPENUH-Sudah sembilan bulan lamanya Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) di Kota Sungai Penuh, menanti insentif yang tak kunjung dicairkan.

Hingga kini, honor yang menjadi hak mereka sejak April hingga Desember 2025 belum juga dibayarkan oleh Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh.

Kondisi ini diakui sejumlah guru PAUD. Salah seorang guru PAUD yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa sejak April, mereka hanya bisa menunggu tanpa kepastian.

“Sudah sembilan bulan kami menunggu. Dari April sampai hari ini (Desember red) belum ada kejelasan,” ujarnya dengan nada pilu, Senin, 8 Desember 2025.

Menurutnya, besaran insentif yang seharusnya diterima setiap guru PAUD yakni, Rp 400 ribu per bulan. Selama sembilan bulan, jumlah total yang tertunda mencapai Rp 3.600 per guru.

BACA JUGA:  Pemkot Sungai Penuh Sampaikan Usulan Program Perumahan ke Menteri PKP RI

Ia menuturkan, insentif tersebut bukan hanya angka di atas kertas, tetapi sangat berarti dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Banyak dari guru PAUD dan TK kini terpaksa mencari harus menunggu. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang terpaksa harus berutang.

“Sudah ada yang gali lubang tutup lubang. Pinjam sana-sini, dengan harapan kalau honor keluar bisa menutupi,” lanjutnya.

Meski begitu, ia tetap berusaha menguatkan rekan-rekannya. “Yakin saja, selama kita ikhlas mendidik, Allah pasti kasih rezeki lain yang berkah,” tuturnya lirih.

Sementara itu, Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh Evi Darmanato, dikonfirmasi Wartabaru.com Via WhatsApp pada Senin (8/12) sore membenarkan adanya keterlambatan pembayaran insentif guru PAUD, menurutnya, keterlambatan itu dikarenakan lagi menunggu nota dinas.

BACA JUGA:  Wako: PKK Berperan Penting Dalam Pembangunan Kota Sungai penuh

“Dalam minggu ini sudah bisa dicairkan” ujarnya singkat. (DD)