banner 728x250

Isu Reshuffle Mencuat, Pejabat Kota Sungai Penuh ‘Galau’

Dok

Loading

SUNGAIPENUH-Pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh saat ini banyak ‘Galau’ dan diliputi kecemasan. Pasalnya, Wali Kota Sungai Penuh Dikabarkan akan Reshuffle kabinet.

Kabar Reshuffle ini sudah bergulir sejak beberapa bulan belakangan. Bahkan, Reshuffle ini selain dinanti-nanti oleh ASN kalangan masyarakat pun minta Wako-Wawako Alfin-Azhar Hamzah untuk segera mengganti pejabat.

“Kadis, Sekretaris dan Kabid terlihat tidak tenang menghadapi kabar tersebut. Menurutnya, sang kepala dinas sempat hadir ke kantor namun menunjukkan gelagat cemas” ucap salah satu ASN Pemkot Sungai Penuh.

Ia menuturkan bahwa kabar reshuffle tidak hanya terdengar sekali, tetapi muncul berulang-ulang sehingga mempengaruhi suasana kerja pejabat terkait.

Ketidakpastian mengenai posisi membuat beberapa kepala bidang dan kepala dinas menjadi kurang bersemangat menjalankan tugas harian mereka. Situasi itu turut dirasakan pegawai yang mengalami perubahan pola komunikasi dari pimpinan.

Informasi yang beredar, adanya isu Reshuffle tingkat kehadiran pejabat menurun. Beberapa dari mereka (pejabat red) kini cenderung hanya menandatangani absen sebelum kembali keluar kantor. Pola seperti itu menyebabkan sejumlah ruangan tampak lebih sepi dari biasanya, terutama pada jam-jam kerja formal.

BACA JUGA:  Rapat dengan Menhut, Wako Sampaikan Usulan Pemanfaatan Hutan Produksi

Selain itu, terdapat pula ada kantor-kantor tertentu yang dikabarkan hampir tidak memiliki pejabat utama di tempat selama beberapa hari terakhir karena banyak yang memilih menghindar dari sorotan publik. Hal ini berdampak terhadap pelayanan kepada masyarakat.

Isu reshuffle ini mencuat seiring evaluasi kinerja OPD di Kota Sungai Penuh yang disebut-sebut telah selesai dilakukan oleh tim evaluasi Wali Kota.

Bahkan beberapa sumber internal menyebut bahwa rotasi jabatan kemungkinan akan dilakukan untuk memperkuat program prioritas Wali Kota Alfin, terutama pada bidang infrastruktur, pelayanan publik, dan pendidikan.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Wali Kota maupun Bagian Pemerintahan tentang kapan reshuffle akan dilakukan.

Informasi yang beredar hanya berupa kabar internal yang berkembang cepat melalui para pejabat dan ASN. Ketidakjelasan inilah yang membuat atmosfer kerja di sejumlah OPD menjadi tidak stabil.

BACA JUGA:  Terobosan Baru Wako Alfin: Ingin Dirikan Balai Benih di RKE

Roni salah satu warga Kota Sungai Penuh berharap Wali Kota Alfin, memang benar-benar melakukan reshuffle, agar program yang sudah dicanangkan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sungai Penuh cepat berjalan.

Ia menilai bahwa ketidakpastian justru membuat pelayanan publik terganggu. Di tengah efesiensi anggaran, tekanan fiskal dan beban kerja tinggi. Wako Alfin, agar menata ulang struktur organisasi dengan tegas, transparan, dan tetap memperhatikan aspek profesionalisme. (DD)