![]()
SUNGAIPENUH-Pemerintah Kota Sungai Penuh terus melakukan dan mempercepat perbaikan drainase dan trotoar di kawasan perkotaan. Upaya ini menjadi langkah strategis untuk mengatasi persoalan genangan air yang kerap muncul saat hujan deras serta meningkatkan keamanan bagi para pejalan kaki.
Program ini masuk dalam prioritas Walikota Sungai Penuh Alfin, SH dan Wakil Walikota Azhar Hamzah, yang menekankan pentingnya infrastruktur drainase dan pedestrian sebagai penunjang kualitas lingkungan kota.
“Dengan drainase yang bersih dan berfungsi baik, risiko banjir dapat ditekan, sementara trotoar yang nyaman akan meningkatkan keselamatan pejalan kaki serta memperindah wajah kota”
Pada tahun 2025 terdapat 14 titik proyek pembangunan dan perbaikan trotoar dan drainase, yang bersumber dari APBD Kota Sungai Penuh.
Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kota Sungai Penuh, Ir. Binta Oktry Herianja, ST., MT, menjelaskan bahwa saat ini tengah pihaknya fokus mengembalikan fungsi ruang milik jalan (rumija) sebagai elemen penting penataan wajah kota. Salah satunya dengan menyambungkan trotoar di sejumlah ruas jalan utama.
“Pada tahun 2025 kita menangani 14 titik proyek pembangunan dan perbaikan trotoar serta drainase, yang seluruhnya bersumber dari APBD Kota Sungai Penuh. Target penyelesaian pekerjaan ditetapkan hingga akhir Desember 2025,” ujar Binta.
Lebih lanjut, dirinya menyampaikan, secara teknis pekerjaan meliputi galian drainase, pemasangan U-ditch, pemasangan batu andesit, jalur difabel, hingga finishing pedestrian.
“Perbaikan ini tidak hanya ditujukan untuk memperlancar aliran air, tetapi juga menata kembali ruang publik agar lebih tertib, aman, dan nyaman digunakan masyarakat” ujarnya.
Ia menambahkan, tinggal seputaran lapangan merdeka yang belum dikerjakan. Jika ada anggaran tahun 2026, tambahnya. (DD)













