banner 728x250
Daerah  

Alfin Jadi Walikota Sungai Penuh Disaat Masa Sulit: Anggaran Minim, Tuntaskan Banjir dan Sampah, Kepercayaan Publik  Tumbuh Kembali

Wali Kota dan Wakil Walikota Sungai Penuh Alfin-Azhar Hamzah. (Ist)

Loading

SUNGAIPENUH-Menjabat Wali Kota Sungai Penuh di saat masa minimnya APBD 2025 paska pemangkasan dana besar-besaran oleh pemerintah pusat menjadi tantangan besar bagi Alfin Bakar, SH.

Paska dilantik menjadi Walikota Sungai Penuh 2025, persoalan besar yang mendesak harus segera dituntaskan. Seperti persoalan banjir yang melanda Hamparan Rawang dan Tanah Kampung. Kemudian persoalan sampah serta persoalan pelayanan publik yang harus dibenahi.

Dalam beberapa bulan menjadi Wali Kota, dengan minimnya anggaran APBD Kota Sungai Penuh, persoalan itu mulai terselesaikan dengan gencarnya Alfin mendatangkan anggaran dana dari pusat.

Seperti melakukan normalisasi dan pelebaran Sungai Batang Merao dan membenahi drainase. Serta gencar melakukan sosialisasi dalam memerangi sampah.

Untuk menuntaskan itu, ternyata Wali Kota yang berlatar belakang dari swasta itu bekerja tidak mengenal waktu. Sampai sampai bekerja hingga tengah malam.

BACA JUGA:  BKPSDM Kota Sungai Penuh Panggil Oknum Pejabat Diduga Melakukan Penganiayaan

“Pak Wali Kota ini agak beda sekali. Kami sering dipanggil malam-malam guna melakukan evaluasi kinerja. Beliau terus memantau kinerja OPD,” ujar salah seorang pejabat Kota Sungai Penuh.

“Jika dilihat, beliau sungguh-sungguh untuk mengurus masyarakat Sungai Penuh,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan, anggaran minim sepertinya tidak menjadi penghalang bagi Wali Kota Sungai Penuh untuk tetap melayani masyarakat.

“Sekarang ini Kota Sungai Penuh dan sama seperti daerah lain, banyak terjadi pengurangan anggaran,” ujarnya.

“Walaupun anggaran sangat jauh turun, beliau tetap semangat untuk bekerja dalam melayani masyarakat,” ujarnya

Doni warga Sungai Penuh juga mengakui, efek dari serius bekerjanya Wali Kota Sungai Penuh juga telah dirasakan oleh masyarakat Kota Sungai Penuh. Seperti banjir jauh berkurang, pelayanan rumah sakit sudah bagus dan sampah sudah jauh berkurang.

BACA JUGA:  Proyek SPAM Disambut Gembira Warga Hamparan Rawang: Kontraktor Bekerja Sesuai Spesifikasi dan Tepat Guna

“Kita bersama bisa merasakan sekarang ini. Kota Sungai Penuh mulai ramai orang datang. Baik itu untuk maraton dan berobat di RSUD,” ujarnya

“Kepercayaan orang terhadap Rumah sakit dan pelayanan lainnya mulai tumbuh kembali,” bebernya. (DD)