banner 728x250
Daerah  

Begini Penampakan Sungai Batang Merao Kota Sungai Penuh Setelah Normalisasi

Sungai Batang Merao Berlokasi di Debai Kota Sungai Penuh Setelah Di Normalisasi. (Ist)

Loading

SUNGAIPENUH-Normalisasi Sungai Batang Merao Kota Sungai Penuh, disambut baik masyarakat. Setelah di normalisasi nampak perubahan fisik sungai menjadi lebih bersih, dan memiliki daya tampung lebih besar untuk mencegah banjir.

“Seperti ini air lancar dan banjir juga teratasi” ujar salah satu warga Kota Sungai Penuh, Minggu (24/8/2015).

Warga juga mengucapkan terima kasih banyak kepada bapak Wali Kota Sungai Penuh Alfin. “Terima kasih bapak Alfin Wali Kota Sungai Penuh telah menormalisasi Sungai Batang Merao” ucap Warga

Diketahui, Sungai Batang Merao yang di Normalisasi pada tahun ini 2025 lebih kurang 3000 meter, yang dikerjakan dari Air Sempit (Hamparan Rawang) hingga Debai.

Saat ini pekerjaan masih berlangsung dan membersihkan pulau-pulau yang ada sekitar batang Merao

Sebelumnya, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, mengajukan proposal kepada kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta. Berkat doa dan keyakinan, akhirnya disetujui kementerian sehingga Balai Wilayah Sungai Sumatra (BWSS) VI Jambi melaksanakan program normalisasi.

BACA JUGA:  RSUD H Bakri Kota Sungai Penuh Punya Dokter Spesialis

“Dengan adanya normalisasi Sungai Batang Marao ini, kita berharap banjir bisa segera teratasi, Sawah masyarakat yang selama ini terendam juga dapat kembali dapat di olah,” ujar orang nomor satu di Kota Sahalun Suhak Salatuh Bdei.

Ia juga menyampaikan seluruh proses normalisasi berjalan lancar, sukses, dan tepat waktu.

Menurut dia, penanganan banjir tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur kota, tetapi juga menyangkut kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani yang terdampak banjir tahunan, ungkapnya.

Meskipun pemerintah pusat sedang melakukan pemangkasan (Efisiensi red) anggaran, dengan niat yang baik dan tulus demi kemajuan Kota Sungai Penuh kedepan tidak menyurutkan langkah Wali Kota Alfin untuk memperjuangkan proyek penanganan banjir.

BACA JUGA:  Langgar Aturan, Gubernur Jambi Diminta Copot Kepsek SMAN 2 Sungai Penuh

Untuk diketahui, penyebab utama banjir selama ini disinyalir berasal dari penyempitan dan pendangkalan aliran Sungai Batang Marao, yang membuat arus air melambat menuju muara dan Danau Kerinci. (DD)