banner 728x250

Tidak Langsung Non Job ASN Yang Mendukung Paslon Lain, Wako Alfin Dinilai Pemimpin Dengan “Gaya Humanis”

Loading

SUNGAIPENUH-Pelantikan 6 pejabat Kota Sungai Penuh, Senin (19/5/2025) kemarin di aula kantor Walikota Sungai Penuh, merupakan warna baru bagi kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh, Alfin-Azhar.

Dalam pelantikan yang dilakukan oleh Sekda Kota Sungai Penuh, Alfian. Sejumlah nama ASN yang disebut sebut  pendukung Paslon Ahmadi Zubir-Ferry Satria masih dipertahankan dan posisinya hanya bergeser dan tetap dengan eselon yang sama.

“Pelantikan pejabat pertama yang dilakukan era kepemimpinan Wako Alfin ini sangat menarik diperhatikan. Wako Alfin tidak melakukan non job terhadap ASN yang tidak mendukungnya di Pilkada lalu dan hanya menggeser posisi dengan eselon yang sama,” ujar Andi warga Kota Sungai Penuh.

“Bisa jadi mereka itu akan dinonjobkan apabila kinerja ditempat yang baru nanti tidak ada prestasinya dan kinerjanya tidak bagus,” ujarnya.

“Jika kita melihat gaya kepemimpinan Wako Alfin ini lebih ke humanis dan beda gaya dengan sebelumnya. Seperti ini yang dibutuhkan oleh masyarakat Kota Sungai Penuh,” ujarnya.

Sekda Alfian Saat Mengambil Sumpah Jabatan Pejabat yang Dilantik. (Dok)

Pemimpin humanis adalah seorang pemimpin yang memimpin dengan hati nurani, menekankan empati, dan nilai-nilai kemanusiaan. Mereka tidak hanya memimpin dengan kekuatan otoritas, tetapi juga dengan kasih sayang, menghargai setiap individu, dan selalu berusaha untuk mencapai tujuan bersama dengan cara yang adil dan terbuka.

BACA JUGA:  Fraksi DPRD Apresiasi Kinerja Pemkot Sungai Penuh Tahun 2025

Karakteristik Pemimpin Humanis:

Memimpin dengan Hati:

Pemimpin humanis selalu mempertimbangkan dampak keputusan mereka terhadap orang lain dan berusaha untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif dan suportif.

Berempati:

Mereka mampu memahami dan merasakan perasaan orang lain, sehingga dapat membangun hubungan yang kuat dengan tim mereka.

Menghargai Setiap Individu:

Pemimpin humanis menghargai perbedaan dan keunikan setiap anggota tim, dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan potensi mereka.

Membuka Diri:

Pemimpin humanis selalu terbuka untuk mendengar pendapat, saran, dan kritikan dari anggota tim mereka, sehingga dapat bersama-sama mencari solusi terbaik.

Mengutamakan Diskusi dan Kolaborasi:

Pemimpin humanis lebih memilih untuk berdiskusi dan bekerja sama dalam mengambil keputusan, daripada memaksakan kehendak mereka.

BACA JUGA:  Azhar Hamzah Lantik 7 Pejabat Eselon II dan 12 Eselon III

Menjaga Keharmonisan:

Pemimpin humanis berusaha menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, di mana semua anggota tim merasa dihargai dan dihargai.

Manfaat Pemimpin Humanis:

Meningkatkan Produktivitas:

Lingkungan kerja yang positif dan suportif dapat meningkatkan motivasi dan produktivitas anggota tim.

Meningkatkan Kepuasan Kerja:

Pemimpin humanis dapat meningkatkan kepuasan kerja dan rasa memiliki terhadap organisasi.

Mengurangi Stres:

Lingkungan kerja yang harmonis dapat mengurangi stres dan ketegangan di tempat kerja.

Memperkuat Kolaborasi:

Pemimpin humanis dapat memperkuat kolaborasi dan kerja tim yang efektif.

Mempercepat Pertumbuhan Organisasi:

Pemimpin humanis dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan inovasi organisasi. (DD)