banner 728x250

Gawat..!! Kelistrikan Gedung DPRD Kerinci Diduga Bermasalah

Gedung DPRD Kabupaten Kerinci. (Dok)

Loading

KERINCI-Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kerinci yang baru dibangun dilaporkan pernah mengalami insiden kebakaran pada instalasi kabel listrik saat tahap uji coba awal. Peristiwa tersebut terjadi sebelum gedung digunakan secara resmi dan memicu sorotan terhadap kualitas perencanaan teknis proyek.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran dipicu oleh kesalahan dalam perencanaan dan pelabelan sistem kelistrikan. Kesalahan tersebut diduga berasal dari konsultan perencana yang tidak menerapkan standar teknis kelistrikan secara tepat, sehingga terjadi beban listrik yang tidak sesuai saat pengujian dilakukan.

Sumber di lapangan menjelaskan bahwa sistem kelistrikan gedung pemerintahan memiliki tingkat kompleksitas tinggi dan membutuhkan perencanaan yang benar-benar matang. Kesalahan kecil dalam penentuan jalur, kapasitas kabel, maupun label instalasi dapat berakibat fatal, termasuk risiko korsleting dan kebakaran.

BACA JUGA:  Hilang Dua Hari, Nenek Fatimah Warga Kota Sungai Penuh Akhirnya Ditemukan

Insiden ini juga memunculkan kritik terhadap kompetensi konsultan perencana. Beberapa pihak menilai bahwa perencanaan kelistrikan seharusnya ditangani oleh tenaga profesional yang memiliki latar belakang khusus di bidang elektro, bukan sekadar perencana umum yang tidak mendalami sistem kelistrikan bangunan secara teknis.

Beruntung, kebakaran tersebut dapat segera dikendalikan dan tidak menimbulkan kerusakan besar maupun korban jiwa. Namun, kejadian ini menjadi peringatan serius sebelum gedung digunakan untuk aktivitas legislatif dan pelayanan publik.

Pasca kejadian, dilakukan evaluasi ulang terhadap seluruh instalasi listrik gedung DPRD Kerinci. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan untuk memastikan sistem kelistrikan aman, sesuai standar, dan layak digunakan dalam jangka panjang.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai sanksi atau langkah lanjutan terhadap konsultan perencana proyek. Meski demikian, publik berharap pemerintah daerah lebih selektif dalam menunjuk konsultan, khususnya untuk proyek strategis yang menyangkut keselamatan dan aset negara.

BACA JUGA:  Mantan Pj Walikota Sungai Penuh Akmal Thalib Tutup Usia

Kasus ini menjadi pelajaran penting bahwa kualitas perencanaan teknis, terutama kelistrikan, tidak boleh dianggap sepele. Kesalahan pada tahap perencanaan berpotensi menimbulkan kerugian besar dan membahayakan keselamatan pengguna gedung di kemudian hari. (Red)