banner 728x250
Daerah  

DM dan AY Orang Dekat Bupati Kerinci Diduga “Atur Proyek”

Dok

Loading

KERINCI-Penunjukan pemenang tender proyek tahun anggaran 2025 di Kabupaten Kerinci diduga terindikasi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Menurut informasi, orang dekat Bupati Monadi DM dan AY kepala ULP dua nama disebut-sebut ‘Dalang`dibalik pengaturan proyek di Kabupaten Kerinci.

Berdasarkan informasi, Kedua sosok tersebut diduga memiliki pengaruh kuat dalam menentukan siapa saja kontraktor yang akan mendapatkan proyek-proyek strategis di Kabupaten Kerinci pada tahun 2025.

“Kami mendengar dan merasakan betul adanya pergerakan yang tidak wajar. Proyek-proyek besar maupun kecil kabarnya sudah diatur dan dipaketkan. Jika ini benar, maka mekanisme lelang hanya akan menjadi formalitas,” ungkap salah seorang rekanan yang enggan disebut namanya ini.

Dugaan campur tangan DM dan AY ini telah menimbulkan gelombang keresahan yang meluas. Para kontraktor lokal merasa kesempatan mereka untuk bersaing secara sehat menjadi tertutup.

Selain itu, mereka mengeluhkan adanya “mafia proyek” yang mengendalikan alur proyek, memaksa mereka untuk mengikuti skema yang merugikan atau bahkan tersingkir dari persaingan, ungkapnya.

BACA JUGA:  Proyek Jalan 'Angklung' Kota Sungai Penuh Diduga Bermasalah. Warga: Ini Warisan Ahmadi Zubir

Perlu diketahui, sejak dalam pengurusan tender sudah terindikasi KKN. Pelaksana tentu mencari keuntungan lebih besar lagi.

Tentu hasil pekerjaan yang dikerjakan rekanan diragukan. “Tentu rekanan akan mencari untung lebih”. Lebih lanjut, jika proyek-proyek diatur hanya untuk kepentingan kelompok tertentu, maka kualitas pembangunan yang dihasilkan tidak akan maksimal, ujar Eko warga Kerinci.

Bahkan, Eko mendesak agar semua proyek pembangunan benar-benar didasarkan pada kebutuhan rakyat dan dikerjakan oleh pihak yang kompeten melalui proses yang jujur.

Terpisah, Aktivis dan elemen pemuda di Kabupaten Kerinci mendesak Bupati Kerinci Monadi untuk segera mengambil langkah tegas.

Bupati Kerinci didesak untuk memberikan klarifikasi terbuka mengenai hubungan dan peran DM serta AY dalam proses pengadaan barang dan jasa di Pemkab Kerinci.

Sementara itu, Inspektorat Daerah didorong aga segera melakukan audit dan penyelidikan mendalam terhadap seluruh proses tender proyek yang diduga bermasalah, khususnya yang terkait dengan rumor keterlibatan DM dan AY.

BACA JUGA:  Hadiri Talkshow Kincai Bacarito, Narasumber Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh

“Jika dugaan ini benar, ini adalah preseden buruk bagi pemerintahan yang bersih. Kami menuntut agar aparat penegak hukum, seperti Kejaksaan dan Kepolisian, tidak menutup mata dan segera turun tangan untuk mengusut tuntas dugaan pengaturan proyek yang melibatkan orang-orang terdekat penguasa daerah ini” ungkap Yoseprizal Aktivis kerinci sungai Penuh. (Red)