banner 728x250
Daerah  

BBTNKS: Tidak Ditemukan Jejak Harimau Seperti yang Dilaporkan Masyarakat

BTNKS Meninjau Jejak Harimau dan Surat Pemdes Ujung Ladang. (Dok)

Loading

KERINCI-Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) menerjunkan tim untuk mendalami laporan masyarakat Desa Ujung Ladang Kecamatan Gunung Kerinci terkait isu kemunculan Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae).

“Kemarin (4/6) kita sudah turunkan tim untuk cek lokasi, informasi dari beberapa masyarakat bahwa mereka melihat harimau melintas di dekat ladang mereka,” kata Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I BBTNKS David di Kerinci, Jumat (5/6/2026).

Ia menuturkan, saat tiba di lokasi yang dimaksud, petugas tidak menemukan tanda-tanda berupa jejak harimau seperti yang dilaporkan oleh masyarakat setempat.

“Menindaklanjuti laporan itu, pihak BBTNKS telah menjalin koordinasi bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi, guna melakukan pemeriksaan bersama di lapangan.

“Guna menjaga keamanan bersama, ia meminta masyarakat yang berada di sekitar lokasi untuk sementara waktu mengurangi aktivitas berladang” tuturnya, dilansir dari Antara.

BACA JUGA:  Fesdiamon Desak APH Usut Kasus Korupsi di IAIN Kerinci Rp. 9 M

Namun, apabila masyarakat tetap harus melakukan aktivitas tersebut, dia mengimbau agar tidak pergi sendirian. Kegiatan berladang sebaiknya dilakukan secara bersama-sama atau dalam kelompok yang terdiri dari minimal dua orang atau lebih.

Selain itu, masyarakat diminta untuk memperhatikan waktu beraktivitas, memastikan untuk kembali sebelum sore hari atau sebelum kondisi mulai gelap.
Sebagai tambahan, warga diharapkan selalu membawa benda-benda yang dapat mengeluarkan bunyi-bunyian saat berada di ladang.

“Mudah-mudahan harimau tersebut hanya melintas saja karena informasi yang didapat pada saat kejadian juga ada rombongan babi hutan yang lewat,” tutupnya.

Sebelumnya, Pemerintah Desa Ujung Ladang Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci Jambi menghimbau kepada masyarakat yang berladang di ujung ladang untuk hati-hati.

Sehubungan adanya laporan dari warga bahwa telah melihat diduga HARIMAU berkeliaran di perladangan warga Desa Ujung Ladang.

BACA JUGA:  Wako Alfin Geram.. Minim ASN Pemkot Sungai Penuh Sholat Dzuhur Berjamaah

Maka dari itu, melalui surat yang dikeluarkan oleh Pemdes Ujung Ladang tertanggal 3 Juni 2026 Nomor: 008/19/VI/Pem-ul/2026. Permohonan evakuasi Harimau, yang ditandatangani oleh Kepala Desa Ujung Ladang Holmen Saldi.

Dalam surat tersebut ditujukan kepada Bapak Kepala BKSDA Jambi di Bangko. Untuk dapat ditindaklanjuti karena ini sangat meresahkan masyarakat yang berladang di Desa Ujung Ladang Kecamatan Gunung Kerinci. (Red)