banner 728x250
Daerah  

Politisi Golkar Haidir Soroti Minimnya Kehadiran Pemangku Kebijakan di Musrenbang Kecamatan

Dok Net

Loading

SUNGAIPENUH-Anggota DPRD Kota Sungai Penuh Haidir, SE, menyoroti pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dapil 1 meliputi tiga Kecamatan Pondok Tinggi, Sungai Penuh dan Sungai Bungkal, yang dinilai belum maksimal dari sisi kehadiran pemangku kebijakan.

Menurut kadar partai Golkar ini, masyarakat dari sejumlah Desa/ Kelurahan telah menyampaikan berbagai usulan prioritas pembangunan.

Diantaranya perbaikan jalan serta normalisasi irigasi, lampu jalan, hingga kebutuhan infrastruktur dasar lainnya.

Menurutnya,, usulan yang disampaikan masyarakat sudah mencerminkan kebutuhan riil di lapangan. Namun, ia menyayangkan tidak semua pejabat teknis atau pemangku kebijakan yang berwenang dapat hadir untuk memberikan penjelasan maupun tanggapan langsung.

BACA JUGA:  Normalisasi Sungai Batang Merao Berdampak Positif Bagi Warga Setempat

“Terkait prioritas, sebenarnya banyak yang disampaikan oleh masyarakat kita, khususnya yang ada di tiga kecamatan. Dari beberapa desa mereka sudah menyampaikan masalah jalan, jembatan, irigasi, lampu jalan, dan lain sebagainya,” ujarn mantan Kadishub Kota Sungai Penuh, Sabtu (14/2/2026)

Cuma lanjut Haidir, harapan-harapan mereka ini, pemangku yang bisa menjawab pertanyaan mereka tidak bisa hadir.

Ia menilai, kehadiran pejabat teknis sangat penting agar masyarakat mendapatkan kepastian dan penjelasan terhadap program yang diusulkan, terutama menyangkut skala prioritas dan peluang realisasi.

BACA JUGA:  Pansus dan Bapemperda Gelar Pembahasan Rancangan Peraturan DPRD Kota Sungai Penuh tentang Tata

Ia berharap ke depan koordinasi dapat ditingkatkan, sehingga Musrenbang benar-benar menjadi forum dialog dua arah yang produktif antara masyarakat dan pemerintah daerah. (DD)