banner 728x250
Daerah  

Rocky Desak LHK Atasi Masalah Sampah di Sungai Penuh. Alfin: Terima Kasih Wakil Rakyat di Senayan

Istimewa

Loading

SUNGAIPENUH-Wali Kota Sungai Penuh Jambi Alfin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada wakil rakyat di Senayan yang kembali mengusulkan kembali permintaan dari Pemkot Sungai Penuh soal penanganan sampah ke Kementerian LHK. Alfin mengaku, jika Pemkot sudah sejak lama mengusulkan soal alat pengolah sampah itu.

“Apa yang disampaikan oleh Bang Rocky Chandra di DPR RI itu terkait dengan usulan kita, sudah lama ke kementerian untuk dibantu alat pengolah sampah yang skala besar. Namun tinggal menunggu persetujuan,” kata Alvin kepada detikSumbagsel.

Sejauh ini, persoalan sampah yang menjadi persoalan di Kota Sungai Penuh itu rata-rata merupakan sampah plastik. Alfin menyampaikan persoalan sampah plastik terus menerus mengkhawatirkan sehingga butuh bangunan dan alat agar persoalan sampah plastik bisa ditangani.

“Sekarang ini kita juga butuh yang namanya alat yang bisa mengolah minimal 10 sampai dengan 20 ton sehari khusus nya sampah plastik. Kita juga sudah memohon bantuan Provinsi, karena sampah kita paling banyak jenis plastik, dan berbagai upaya terus kita lakukan untuk mengurangi sampah plastik,” ujar Alfin.

Meski minimnya APBD di kotanya itu, Alfin mengaku tak habis akal buat menangani masalah sampah di sana. Bahkan, demi mengurangi volume sampah rumah tangga, dirinya telah menganggarkan pembuatan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Renah Kayu Embuh.

BACA JUGA:  Wakil Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Dukung Swasembada Pangan Nasional 

“Volume sampah Sungai Penuh itu kalau berdasarkan dihitung dari jumlah penduduk 102 ribu orang tentu angka nya menjadi 51 ton sehari namun real nya angka tersebut belum sampai. Hari ini kita juga sudah memiliki 24 tempat pengelolaan sampah reduce-reuse-recycle (TPS3R) yang mana merupakan sistem pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat buat di daur ulang tetapi kini belum bisa beroperasi semua,” sebutnya.

Ia mengatakan, dengan memiliki TPS3R itu meski belum maksimal tentunya juga mampu mengurangi volume sampah yang ada ke TPST. Alvin juga menyampaikan bahwa dalam mengurangi volume sampah yang lebih, dirinya juga telah menginstruksikan dalam mendorong adanya bank sampah.

“Dan alhamdulillah untuk persoalan bank sampah sudah bisa berjalan, dan setidaknya sedikit membantu persoalan, meski bantuan dari Kementerian LHK sangat dibutuhkan pula di daerah,” ucap Alfin.

Rocky Candra Saat Mengikuti Rapat dengan Kementerian LHK.

Sebelumnya, Video anggota DPR RI Rocky Chandra saat Rapat Kerja dengan Kementerian beredar di media sosial.

Dalam Raker tersebut, Rocky menyoroti persoalan sampah di daerah ujung Jambi bagian Barat itu agar bisa dibantu oleh Pemerintah Pusat.

BACA JUGA:  TR Kota Sungai Penuh Sukses Atasi Banjir 

Rocky mengatakan bahwa permasalahan sampah di Kota Sungai Penuh tersebut hingga sekarang belum tertata, lantaran alokasi anggaran buat daerah tersebut sangatlah minim. Dia menyebut Pemerintah pusat dari Kementerian LHK mesti mengetahui hal itu agar ikut turun tangan

“Jangan persoalan seperti ini dibiarkan berlarut-larut, lalu kemudian persoalan ini menjadi besar dan kemudian sulit ditangani. Padahal saya sudah membuat proposal dalam penanganan sampah di daerah itu ke Kementerian LHK buat ditindaklanjuti,” ujar Rocky.

Bahkan anggota Komisi VII itu berharap dengan keterlibatan langsung Kemen-LHK, persoalan sampah di Kota Sungai Penuh dapat segera ditangani secara menyeluruh dan menjadi momentum perbaikan sistem pengelolaan sampah di daerah tersebut. (Red)