![]()
SUNGAIPENUH-PS Kota Sungai Penuh untuk kedepannya perlu pembenahan di berbagai aspek. Tim Laskar Kota JUARA, kandas setelah dikalahkan Tanjung Jabung Barat 5-1, kekalahan tersebut membuat langkah PS Kota Sungai Penuh terhenti untuk mengikuti babak semifinal Gubernur Cup Jambi 2026.
Kekalahan tersebut diharapkan sebagai motivasi bagi PS Kota Sungai Penuh agar kedepannya hal serupa tidak kembali terulang.
“Kegagalan PS Kota Sungai Penuh pada Gubernur Cup 2026 kemaren, menjadi motivasi untuk kedepan” kata Febri kepada media ini, Kamis (22/1/2026)
PS Kota Sungai Penuh perlu menggencarkan kompentisi untuk mencari bibit baru yang handal. “Ya, perlu pembenahan di segala bidang, pembinaan dimulai dari usia dini, mentalitas pemain dan suporter hingga fasilitas”
Selain itu, koordinasi sangat penting sekali untuk mencari bibit pemain kedepan. “PS Kota perlu perombakan mulai dari pelatih hingga pemain. Sejak dini mulai dilakukan pembinaan” ungkapnya.
Ia menambahkan, begitu juga dengan pengurus dan menejer diharapkan benar-benar memikirkan nasib PS Kota Sungai Penuh kedepan serta nasib para pemain.
“Selain Pemerintah juga diperlukan orang-orang yang benar memiliki jiwa olahraga jika ingin memajukan PS Kota Sungai Penuh kedepan” tambahnya.
Berikut beberapa poin krusial yang perlu dibenahi agar PS Kota Sungai Penuh dapat bangkit:
Manajemen dan Pendanaan:
Kepastian dukungan finansial dan manajemen yang profesional sangat penting untuk menjamin kesejahteraan pemain serta operasional tim yang berkelanjutan.
Komposisi Skuad:
Diperlukan keseimbangan antara pemain senior berpengalaman dengan talenta muda lokal. Proses seleksi harus dilakukan lebih ketat dan transparan sejak dini [2].
Kualitas Pelatih dan Taktik:
Evaluasi terhadap staf kepelatihan sangat diperlukan. Tim membutuhkan strategi yang lebih adaptif saat menghadapi lawan dengan gaya bermain bertahan maupun menyerang.
Fasilitas dan Persiapan:
Masa persiapan (pra-musim) yang lebih panjang dan uji coba berkualitas melawan tim dari kasta yang lebih tinggi dapat membantu mematangkan mentalitas bertanding. (DD)













