![]()
SUNGAIPENUH-Pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh merupakan pusat perbelanjaan, kini sudah mulai tetata dengan baik. Sebelumnya, pedagang yang berjualan di jalan M Yamin dan Hos Cokroaminoto di relokasi.
Paska di relokasi, trotoar dan jalan sepanjang M Yamin sudah terlihat bersih dan tertata dengan baik. Begitu juga trotoar sudah dapat digunakan oleh pejalan kaki.
Menurut berbagai pihak, relokasi pedagang pasar tanjung Bajure oleh Pemerintah Kota sebenarnya tidak lah rumit, pedagang 90 persen menuruti apa yang di inginkan Pemerintah.
“Betul, pedagang 90 persen menuruti apa di inginkan Pemerintah. Namun ada pihak-pihak tertentu yang merasa risih” ujar Jamal warga Kota Sungai Penuh, Minggu (12/4/2026).
Menurutnya, kerisihan mereka ini dikarenakan bisnisnya ternganggu. Selain itu, tidak berjalannya administrasi yakni OPD yang ditunjuk oleh Wali Kota.
Oleh sebab itu, kita mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Sungai Penuh untuk menatata pedagang.
Erni, salah satu pengunjung pasar Tanjung Bajure menyampaikan bahwa baru kali ini Wali kota menemui langsung pedagang, ungkapnya.
Sebelumnya, Wako Alfin menemui pedagang di Tanjung Bajure. “Penataan ini kita lakukan untuk menciptakan pasar yang lebih rapi dan nyaman. Kami ingin memastikan para pedagang tetap bisa berjualan dengan baik, dan masyarakat merasa aman serta nyaman saat berbelanja,” ujar Wako Alfin.
Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan evaluasi secara bertahap. Ia juga mengimbau seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kebersihan pasar agar manfaat dari penataan dapat dirasakan secara berkelanjutan. (DD)













