banner 728x250

Viral Emak-emak Sungai Penuh Berburu Daging Jelang Lebaran 2026, Rp 200 Kg, Jadi Rebutan!

Istimewa

Loading

SUNGAIPENUH-Suasana H-1 Lebaran Idul Fitri 2026 di Pasar Tanjung Bajure, Kota Sungai Penuh, mendadak berubah jadi arena perburuan. Bukan diskon baju atau gadget, melainkan daging sapi dan kelapa parut yang jadi incaran utama emak-emak.

Di tengah lonjakan harga bahan pangan, seorang pembeli bernama Sr, mengaku rela berkeliling pasar demi mendapatkan harga terbaik. Baginya, selisih puluhan ribu rupiah bukan hal sepele.

Di Pasar Tanjung Bajure (daging) tembus Rp 200 ribu per kilogram. Sebelumnya Rp160 ribu, lumayan banget bedanya,” ujar Sri pada Wartabaru, Jumat (20/3/2026).

Tak heran, dia memilih berburu ke Pasar Tanjung Bajure. Meski harus menempuh jarak lebih jauh, Sri merasa usahanya sebanding dengan penghematan yang didapat.

BACA JUGA:  BLT Kesra Rp 900 Ribu Cair Desember 2025. Ini Cara Cek Daftar Penerima

“Bela-belain ke sini karena masih murah,” katanya.

Fenomena ini bukan hanya terjadi pada daging sapi. Kelapa parut yang jadi bahan penting untuk santan juga ikut diburu. Sri bahkan mengaku mendapatkan harga Rp. 18.000 per butir, jauh lebih mahal dibanding harga harga sebelumnya menyentuh Rp 9000, ribu.

“Di sini kelapa mahal. Tadi dapat Rp18 ribu, padahal biasanya Rp. 9000 ribu,” ungkapnya.

Namun, jika dibandingkan harga normal sebelum musim Lebaran, lonjakan ini sangat terasa. Sri menyebut, dalam kondisi biasa, kelapa parut bisa dibeli hanya sekitar Rp. 5000 ribu per butir.

Kenaikan harga ini pun diakui oleh para pedagang slah seorang penjual daging di Pasar Tanjung Bajure, mengatakan tren kenaikan menjelang Lebaran memang sudah jadi tradisi tahunan.

BACA JUGA:  Wujudkan Kedaulatan Pangan. Wako Alfin Lakukan Percepatan Tanam Padi di Hamparan Rawang

Meski harga naik, ia menyebut pembeli tidak surut. Bahkan, banyak yang tetap datang karena menilai harga di Pasar masih lebih bersahabat dibanding tempat lain.

“Nggak ada yang ngeluh mahal. Malah pada bilang di sini masih murah,” ujarnya. (DD)