![]()
SUNGAIPENUH-Kabag Ekonomi Pemkot Sungai Penuh menyampaikan bahwa terkait dengan kelangkaan gas elpiji 3 kg, pihaknya telah mengajukan surat ke Pertamina Jambi.
“Ya, kita akan mengajukan surat ke Pertamina Jambi untuk mengatasi kelangkaan gas elpiji 3 kg di kota sungai penuh” ujar Rozalex Basyarin, saat ditemui diruang kerjanya beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya bapak Wako sudah mengadakan pertemuan denganSales Brand Manager Pertamina Patra Niaga beberapa waktu lalu.
Dalam pertemuan itu, Wako menekankan pentingnya ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG, khususnya LPG 3 kilogram, agar tetap aman dan terkendali di Kota Sungai Penuh.
Bahkan, pak Wako meminta agar gas elpiji bersubsidi ini menjelang lebaran idul fitri kuota untuk Kota Sungai Penuh ditambah, jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pemkot akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan terkait ketersediaan gas elpiji menjelang idul fitri, tegasnya.
“InsyaAllah ketersediaan gas jelang idulfitri aman dan terkendali” pungkasnya.
Sebelum bulan Ramadhan 2026, Gas elpiji 3 kg di Kota Sungai Penuh hilang dari peredaran masyarakat kesulitan untuk mendapatkan pasokan gas bersubsidi tersebut. (DD)













