banner 728x250

Ini Kronologis, Mobil Odong-odong yang Masuk Jurang dan 2 Orang Meninggal Dunia Serta 17 Luka-luka

Kondisi Odong-odong yang Masuk Kedalam Jurang di Jalan Nasional Sungai Penuh-Tapan KM 30. (Dok)

Loading

SUNGAIPENUH-Begini kronologis, kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Nasional Sungai Penuh-Tapan KM 30, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, Sabtu (6/12/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.

Satu unit kendaraan R6 odong-odong yang mengangkut rombongan penumpang asal Pesisir Selatan, Sumatra Barat, sebanyak 18 orang terperosok ke jurang sedalam sekitar 10 meter.

Kendaraan yang dikemudikan Bujang S. (55) melaju dari arah Sungai Penuh menuju Tapan dengan kecepatan sedang. Saat memasuki jalan tikungan, tiba-tiba sistem pengereman kendaraan mengalami gangguan hingga membuat pengemudi kehilangan kendali. Odong-odong tersebut kemudian menabrak pembatas jalan dan terpental ke dalam jurang.

Dua orang meninggal dunia dalam kejadian tersebut, yakni Bujang S. selaku sopir, serta satu penumpang bernama Erni Juliarti (52). Sementara itu, 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan sudah dilarikan ke RSUD Tapan untuk mendapatkan perawatan medis.

BACA JUGA:  Nekat!! Curanmor di Kota Sungai Penuh Beraksi di Siang Bolong

Para penumpang berasal dari berbagai daerah di Nagari Rakitan dan sekitarnya, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan.

Sebagian besar mengalami luka ringan, termasuk penumpang berusia 2 tahun bernama Khaisna.

Kasat Lantas Polres Kerinci IPTU Into Sujarwo, S.AP, membenarkan insiden tersebut dan memastikan proses investigasi masih berlanjut, termasuk evakuasi kendaraan dari lokasi jurang.

Untuk kendaraan dalam kondisi layak jalan, namun pengemudi diketahui tidak memiliki SIM B1.

BACA JUGA:  Breaking News, Warga Tanah Kampung Digegerkan dengan Penemuan Sosok Mayat

“Petugas telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” ujarnya.

Untuk kerugian material dalam peristiwa tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 5 juta, pungkasnya. (DD)