banner 728x250

Pemerintahan Haris-Sani Kecewakan Kerinci-Sungai Penuh, Sulaiman: Suara Didulang, Pembangunan Dilupakan

Loading

KERINCI-Sulaiman, SH salah satu tokoh muda Kabupaten Kerinci menilai Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh dianak tirikan era Pemerintahan Gubernur Jambi bahwa Al Haris.

“Apa salah Kerinci dan Sungai Penuh? Pilgub Jambi 2024 lalu, Al Haris-Abdullah Sani menang telak 57 persen untuk paslon nomor urut 2 ini” kata Sulaiman, Rabu (7/8/2925).

Lebih lanjut, Sulaiman mengungkapkan kekecewaannya terhadap Gubernur Jambi Al Haris. Masyarakat Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci berharap akan membangun daerah paling ujung Provinsi Jambi jika dirinya kembali terpilih kedua kalinya, ungkapnya.

“Masyarakat Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci sudah kena Frank, janji hanya tinggal janji. Daerah kita ini (Kerinci red) hanya tempat untuk mendulang suara bagi kandidat Cagub maupun legislatif untuk pusat” ujar Sulaiman dengan nada kecewa.

BACA JUGA:  Wawako Azhar Hamzah Hadiri Pisah Sambut Kepala Kanwil Ditjen PAS Jambi

Pembagian APBD Provinsi Kerinci dan Sungai Penuh hanya kebagian sisa. Seperti pembangunan tidak ada proyek strategis, hanya ada Penunjukan Langsung (PL).

Padahal Gubernur Jambi hampir tiap bulan mengunjungi dua daerah ini. Ia juga mengaku ada hubungan kekeluargaan dengan masyarakat Sungai Penuh-Kerinci, saat kampanye Cagub.

Pada tahun anggaran 2025 Pemprov Jambi kembali menganggarkan bantuan bedah rumah senilai Rp 11 miliar.

Kerinci dan Sungai Penuh paling sedikit mendapatkan bantuan bedah rumah yakni, Kabupaten Kerinci sebanyak 31 unit Rp 620 juta dan Kota Sungai Penuh 30 unit Rp 600 juta, ungkapnya. (DD)