banner 728x250
Daerah  

Hindari Banyak Tuduhan, Tagihan PDAM Sungai Penuh Harus Transparan: Berharap Wako Alfin Bisa Benahi

Dok

Loading

SUNGAIPENUH-Pelanggan PDAM Kota Sungai Penuh keluhkan meledak pembayaran tagihan air.

Mereka merasa pemakaian air setiap bulannya selalu normal, namun pembayaran tagihan tidak normal.

“Pemakaian kita normal normal saja setiap bulannya. Tapi, tagihan yang dikeluarkan malah diluar perkiraan kita,” ujar pelanggan PDAM kepada media ini.

“Dia mencontohkan, pada bulan lalu pembayaran tagihan lebih sedikit 100 ribu, tapi bulan berikutnya malah sampai lebih Rp. 250 ribu. Bulan berikutnya tetap 250 ribu dan berikutnya malah kurang dari 100 ribu,” ujarnya

Pelanggan lainnya mengungkapkan, dirinya yang sebelumnya membayar tagihan lebih Rp 250 ribu setiap bulan, dan itu terus berlangsung. Namun, karena dia merasa tagihan itu janggal, dia mengadukan ke PDAM.

Dari hasil pengaduan itu, personil PDAM turun, hasil dari turun tersebut, ditemukan bahwa pemakaian air tidak sesuai dengan tagihan yang dibayarkannya.

Dari hasil tersebut, untuk menutupi kelebihan pembayaran, maka PDAM memberikan solusi, setiap bulan dia hanya membayar tagihan beban saja.

“Kita heran kenapa tagihannya besar terus. Kita komplain ke PDAM. Dari hasil itu, pembayaran kita memang berlebih dan kita hanya membayar 20 ribu/ bukan,” ujarnya

Sementara itu, warga lainnya meminta supaya tidak terjadi tuduhan, tagihan PDAM harus transparan.

“Bukti tagihan kedepan kita harap transparan. Misalnya begini, dalam tagihan hanya tercantum pemakaian sekian kubik,”

BACA JUGA:  Aktivis Sebut Program MBG di Kota Sungai Penuh Diduga Tidak Sesuai Spek

“Sekian kubik pemakaian air itu tidak jelas. Harusnya ditambah didalam tagihan itu, bulan lalu meteran PDAM diangka 1200. Bulan berikutnya 1230,”

“Berarti pemakaiannya 30 kubik dan dari hasil kertas pembayaran itu bisa dicek langsung oleh pelanggan di meterannya masing masing. Kalau tidak cocok maka pelanggan bisa komplain,”

“Kalau kondisi sekarang sulit untuk meng komplainnya, hanya tercantum pemakaian sekian kubik,” ujarnya

“Untuk itu kan mudah sekali, ditambah menu didalam aplikasinya. Meteran bulan lalu sekian, bulan sekarang sekian dan pelanggan bisa krocek langsung. Sekarang sudah sistim komputerisasi dan datanya bisa dientry langsung,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut, pelanggan PDAM berharap Walikota Sungai Penuh, Alfin untuk dapat membenahi dan menyikapi keluhan pelanggan tersebut.

“Kita tidak mempermasalahkan kalau memang banyak pakai air ya.. bayarnya mahal pun tidak ada masalah. Kita harap pak Wako Alfin untuk membenahi ini, supaya pelanggan saat membayar tagihan tidak menimbulkan tuduhan yang miring,” teranya

Solusi diinginkan Pelanggan dari berbagai sumber:

Tagihan PDAM harus transparan dan jelas sehingga masyarakat dapat memverifikasi rinciannya dan memastikan tidak ada kesalahan dalam perhitungan. PDAM juga harus menyediakan cara yang mudah bagi pelanggan untuk mengecek dan membayar tagihan, misalnya melalui aplikasi resmi atau platform online.

Berikut adalah poin-poin penting terkait transparansi tagihan PDAM:

BACA JUGA:  Pemdes Pondok Agung Gelar Sekolah Lansia Tangguh "Munawaroh"

Perhitungan Tarif yang Transparan:

PDAM wajib melakukan perhitungan dan penetapan tarif air minum secara transparan dan akuntabel.

Rincian Tagihan yang Jelas:

Pelanggan harus dapat melihat rincian tagihan secara lengkap dan mudah dipahami, termasuk penggunaan air, tarif dasar, dan biaya lainnya.

Cara Mudah Cek Tagihan:

PDAM harus menyediakan berbagai cara untuk mengecek tagihan, seperti aplikasi, website, atau pusat layanan pelanggan.

Komunikasi yang Jelas:

PDAM perlu memberikan informasi yang jelas dan transparan terkait tagihan, batas waktu pembayaran, dan prosedur penanganan keluhan.

Pelayanan yang Baik:

PDAM juga harus menyediakan layanan pelanggan yang baik untuk membantu menyelesaikan masalah dan keluhan terkait tagihan.

Dengan transparansi yang baik, PDAM dapat membangun kepercayaan masyarakat dan meningkatkan pemahaman tentang penggunaan air dan biaya yang terkait. Selain itu, transparansi juga membantu pelanggan untuk mengontrol penggunaan air mereka dan menghindari tagihan yang membengkak. (KZE/DD)