![]()
SUNGAIPENUH-Damrat anggota DPRD Kota Sungai Penuh meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PU & TR) untuk mengulangi pekerjaan 6 paket proyek normalisasi sungai yang telah dikerjakan.
Permintaan pengulangan 6 paket pekerjaan tersebut karena dia melihat dan menilai tidak sesuai dengan volume yang tercantum didalam kontrak.
“Setelah melihat langsung pekerjaan dilapangan. Alat yang dikontrak oleh kontraktor hanya 50 jam atau pekerjaan selama seminggu,” ujar politisi PDI-Perjuangan.
“Panjang sungai yang dinormalisasi hanya sekitar 200 meter itupun tanah dikirim dan kanan bantaran Sungai tidak terlihat,” ujar Damrat
“Menurut hitung hitungan kita, harusnya dengan anggaran sebesar Rp. 200 juta, jika ril dikerjakan dengan volume bisa dapat 1 km lebih,” ujarnya
Selain itu, sebut Damrat, lokasi pelaksanaan proyek normalisasi tersebut tidak tepat sasaran karena tidak begitu berdampak dalam mengantisipasi banjir.
“Lokasinya tidak tepat sasaran, seharusnya lokasi normalisasi itu di ujung Sungai yang tanahnya tinggi,” ujarnya
“Kita melihat perencanaan yang dilakukan oleh Dinas PU tidak tepat sasaran,” terangnya
Selain itu, dia melihat Walikota Sungai Penuh Alfin Bakar, sudah sangat serius dalam bekerja dengan tujuan supaya banjir bisa diatasi dengan melakukan normalisasi sungai.
“Kalau melihat kinerja pak Wali, beliau fokus dan sangat serius. Harusnya baik itu PU dan kontraktornya mengikuti beliau,” ujarnya
Anggota DPRD Sungai Penuh lainnya juga mengatakan sama. Mereka melihat dalam pekerjaan normalisasi sungai hanya dilakukan pengambilan sampah di dalam sungai.
“Coba lihat foto ini. Mana ada tumpukan tanah di kiri dan kanan badan sungai. Yang ada dalam pekerjaan ini hanya sampah yang diambil,” ujar Fahruddin
“Kita minta diulang lagi pekerjaan ini dan kita minta dikerjakan selurus lurusnya dan sesuai dengan volume yang ada,” ujarnya
“Masa iya pekerjaan yang dilakukan tiga hari atau hari dan langsung selesai. Itupun hanya dapat 200 meter paling panjang. Kita minta kontraktor dan PU jujurlah dalam menghitung volume pekerjaan normalisasi ini,” ujarnya
“Kita sangat mendukung program pak Walikota dan itu yang diinginkan oleh masyarakat. Beliau sudah serius dan sungguh sungguh, PU selaku leding sektor juga harus serius dan sungguh sungguh pula menghitung volume yang sebenarnya,” ujar Fahruddin. (DD)













