banner 728x250

Masyarakat Kerinci Menanti Realisasi Janji Politik

Loading

 KERINCI-Monadi dan Morinson telah memulai tugas sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kerinci periode 2025-2030 setelah dilantik di Jakarta. Keduanya berhasil memenangkan Pilkada Kabupaten Kerinci 2024 dengan perolehan 72.130 suara atau 47,07% dari total suara sah.

Kemenangan tersebut telah ditetapkan oleh KPU Kerinci pada 6 Februari 2025.

Setelah pelantikan, masyarakat menantikan realisasi janji kampanye. Mereka berharap Pemerintah Daerah segera memperbaiki infrastruktur, memperkuat ekonomi lokal, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan.

Harapan Masyarakat Terhadap Kepemimpinan Baru

Agusman, seorang tokoh masyarakat Kabupaten Kerinci, menegaskan bahwa masyarakat ingin perubahan nyata dalam kepemimpinan yang baru.

“Kami ingin Bupati dan Wakil Bupati yang baru segera merealisasikan janji kampanye, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, kepada wartabaru.com Selasa (15/4/2025).

BACA JUGA:  Minim Proyek Strategis, Dewan Provinsi Jambi Dapil Kerinci-Sungai Penuh Bungkam

Ia mengakui bahwa mewujudkan program-program tersebut membutuhkan waktu, tetapi masyarakat tetap berharap tindakan nyata segera dilakukan, terutama dalam mengurangi beban ekonomi rakyat.

Susilawati, warga lainnya juga mengungkapkan harapannya. Ia menunggu janji terkait perlengkapan sekolah gratis serta peningkatan layanan kesehatan yang sebelumnya telah disampaikan.

“Kami ingin kepemimpinan yang peduli dan segera mengambil tindakan nyata,” katanya.

Maryono, warga Lempur, menyoroti pentingnya penguatan ekonomi lokal. Ia berharap kebijakan pemerintah dapat membuka lapangan kerja dan memberikan dukungan lebih bagi usaha kecil menengah.

“Kami butuh pemerintah yang aktif turun ke lapangan untuk mendengar aspirasi masyarakat,” tuturnya.

BACA JUGA:  DPP Partai Golkar Diharapkan Ajarkan "Adap" Terhadap Anggota DPRD Kota Sungai Penuh: Paska Viralnya Ucapan Tidak Pantas Oleh Anggota DPRD Partai Golkar ke Pekerja Proyek

Ia juga  menegaskan perlunya komunikasi yang lebih dekat antara pemerintah dan rakyat.

“Kami ingin pemimpin yang tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk melihat langsung kondisi yang ada,” harapnya. (DD)