banner 728x250
Daerah  

Pergelaran Seni Budaya Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh. Momentum Memperkuat Persatuan

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, Saat Berfoto Bersama dengan Panitia Pergelaran Seni Budaya Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh. (Foto DD)

Loading

SUNGAIPENUH-Acara pembukaan pergelaran Seni Budaya Luhah Rio Mangku Bumi Sungai Penuh, berjalan sukses. Pergelaran yang berlangsung di Dusun Bernik Kecamatan Sungai Bungkal pada Kamis (25/6/2026) malam, mengusung tema “Membudayakan Masyarakat Adat yang Beradab”

Pergelaran Seni Budaya dimeriahkan penampilan Seni tradisional seperti Pencak Silat, Tari Iyo-iyo, Tari Asaok dan Tari Rangguk.

Wako Alfin dan Ny. Sri Kartini Alfin, Saat Mengambil Sekapur Sirih yang Diserahkan oleh Luhah Mangku Rajo. (Dok)

Kegiatan ini bagian rangkaian Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh, yang dilaksanakan pada 4-5 Juli 2026.

Wali Kota Alfin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, lembaga adat, ninik mamak, dan masyarakat yang terus berkomitmen menjaga serta melestarikan adat istiadat sebagai identitas masyarakat Sungai Penuh.

BACA JUGA:  Pembongkaran Pasar Beringin Jaya Gunakan Anggaran Swakelola

“Kenduri Sko bukan hanya menjadi tradisi seremonial, tetapi juga merupakan momentum untuk memperkuat persatuan, mempererat tali silaturahmi, serta menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda” ujarnya..

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan karakter masyarakat dan pelestarian budaya sebagai warisan yang tak ternilai.

“Membangun bukan hanya fisik, tetapi juga membangun manusia, budaya, dan peradaban yang berkelanjutan,” ungkapnya. (Red)