banner 728x250
Agama  

Kisah Haru Linda yang Berangkat Haji Mengantikan Ibunya

Loading

Linda Puspita Sari berdiri menatap Masjid Nabawi. Tatapan penuh haru sampai meneteskan air mata mengiringi pandangannya ke masjid yang berada di bawah langit Kota Madinah tersebut.

Perasaan Linda campur aduk. Ada rasa cinta, syukur, kebahagiaan, hingga kesedihan di balik keberangkatannya bertamu ke Baitullah tahun kemaren (2024 red).

Sebab, Linda memenuhi panggilan nya untuk menggantikan ibu tercintanya, Herni Sari, yang wafat sebelum sempat menginjakkan kaki di Tanah Suci.

Linda mengenang sosok ibundanya adalah wanita sederhana dari Kota Sungai Penuh, Jambi. Selama lebih dari satu dekade, ibunda Linda menantikan panggilan beribadah haji.

Perempuan 50 tahun ini mengungkapkan, Herni memutuskan mendaftar sebagai calon haji reguler pada 2018. Harapannya agar bisa menunaikan haji pada usia yang masih prima.

Keberangkatan Herni ditunda dengan diiringi rasa khawatir dalam hatinya.

“Saya masih ingat saat Ibu bilang, ‘Apakah saya masih punya kesempatan berangkat sebelum usia saya terlalu tua?’ Saya bilang, ‘Sabar, Bu, nanti pasti ada jalannya.’ Ternyata jalannya bukan untuk Ibu,” kenang Linda sambil menahan tangis saat berbincang dengan wartabaru.com pada Selasa (13/5/2025).

BACA JUGA:  Hadiri Wisuda Akbar Tahfidz dan Khotmil Qur’an SIT Amanah. Wawako: Semoga Menjadi Pribadi Beraklhak Mulia

Tanpa ragu, Linda segera melunasi biaya senilai total Rp 52 juta, membeli perlengkapan haji lengkap, dan menyiapkan segala sesuatunya dengan penuh semangat.

“Semua sudah dipersiapkan oleh Ibu, pakaian ihram, koper, alat salat, semuanya sudah siap. Namun, sayang, takdir berkata lain,” ujar Linda dengan tatapan penuh haru.

Ibu Pergi Mendadak

Pada tahun 2024, hanya beberapa bulan sebelum musim haji dimulai, Darwati mengembuskan napas terakhir pada usia 67 tahun. Kepergiannya datang begitu tiba-tiba. Tanpa sakit yang lama atau tanda-tanda yang mencolok.

Linda merasa seolah tak ada waktu untuk berduka panjang. Karena dunia seakan berhenti sejenak ketika ia kehilangan ibunda yang sangat dicintainya.

BACA JUGA:  Ini Daftar Khatib dan Imam Salat Idul Fitri di Kota Sungai Penuh 2026

Linda merasa seperti sedang berada dalam mimpi. Tak menyangka setelah semua persiapan, dia yang harus menggantikan perjalanan yang seharusnya dilakukan ibundanya.

Namun, sebagai anak yang tahu betul akan tekad dan impian ibundanya, Linda merasa inilah amanah yang harus dijalankan. Tidak ada pilihan lain selain melanjutkan apa yang sudah direncanakan ibundanya, tandasnya. (DD)