![]()
SUNGAIPENUH-Pemerintah Kota Sungai Penuh memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 Hijriah, Jum’at (23/1/2026) penuh khidmat.
Agenda keagamaan ini digelar di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, sebagai momentum refleksi spiritual bagi aparatur pemerintah dan masyarakat.
Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema “Melalui Perjalanan Spiritual Nabi Muhammad SAW, Kita Menumbuhkan Spirit Baru Menuju Sungai Penuh Juara”. Tema tersebut diharapkan mampu menginspirasi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat keimanan, persatuan, serta semangat dalam membangun daerah.

Penceramah Ustaz Ifwan Algifari, dalam tauziah nya menyampaikan pesan-pesan keagamaan tentang makna Isra Mi’raj dalam kehidupan modern, pentingnya menjaga akhlak, serta menjadikan nilai spiritual sebagai landasan dalam bekerja dan bermasyarakat.
Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh dapat melahirkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam peristiwa tersebut, supaya dapat menjadi landasan moral pembangunan daerah sekaligus mempererat ukhuwah dan kebersamaan menuju Sungai Penuh Juara.
Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar seremonial keagamaan, tetapi menjadi sarana untuk memperdalam pemahaman nilai-nilai spiritual serta meningkatkan kualitas kehidupan, baik secara pribadi maupun dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW melalui peristiwa Isra dan Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya keimanan, kedisiplinan, serta keteguhan dalam menjalankan amanah. Nilai-nilai ini harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Wako.
Alfin mengingatkan kepada seluruh jajaran SKPD untuk mendukung program Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mengurangi penggunaan sampah plastik.
Ia mengimbau agar aparatur pemerintah membiasakan diri membawa tumbler sebagai langkah nyata menjaga kebersihan lingkungan dan mewujudkan Kota Sungai Penuh yang ramah lingkungan.
“Kita mulai dari diri sendiri. Membawa tumbler adalah langkah kecil, namun berdampak besar dalam mengurangi sampah plastik di Kota Sungai Penuh,” imbuhnya.
Akhir sambutannya, dirinya mengajak seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat menjadikan Isra Mi’raj sebagai momentum titik awal menumbuhkan semangat baru, memperkuat integritas, serta meningkatkan kinerja demi terwujudnya Sungai Penuh yang religius, maju, dan berdaya saing. (DD)













