banner 728x250
Hukrim  

Lambannya Penuntasan Kasus PJU Kerinci, Ketua Umum HMI: Jangan Main-Main Dengan Uang Rakyat!!

Loading

KERINCI-Penanganan kasus dugaan korupsi proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Kerinci kembali menjadi sorotan. Ketua Umum HMI Cabang Kerinci Sungai Penuh, Edilan Kurniawan, menyampaikan kritik keras atas lambannya progres hukum yang hingga kini belum menunjukkan kejelasan lanjutan.

“Kami menilai proses hukum ini berjalan terlalu lamban. Jangan sampai publik berpikir ada permainan. Kasus yang sudah terang benderang seperti ini harus dituntaskan tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa persoalan korupsi adalah bentuk pengkhianatan terhadap rakyat dan tidak boleh ditangani dengan setengah hati. Dibutuhkan keberanian pentingnya transparansi dari aparat penegak hukum.

BACA JUGA:  SL Mantan Anggota DPRD Provinsi Jambi Diperiksa KPK

“Masyarakat menunggu keberanian. Penegak hukum harus menunjukkan bahwa negara tidak tunduk pada kepentingan kelompok atau tekanan politik. Kalau ada pihak yang terlibat, seret sampai ke akar-akar. Jangan biarkan kasus besar menguap,” tegasnya.

Menurut dia, ketegasan dalam menindak korupsi merupakan pondasi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi hukum. “Korupsi bukan kejahatan biasa. Ini menghancurkan masa depan daerah. Uang rakyat itu amanah, bukan untuk dipermainkan. Siapapun yang terlibat harus bertanggung jawab,” ungkap pimpinan organisasi Islam.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa HMI berkomitmen untuk  mengawal kasus ini. “Kami tidak akan diam. HMI akan tetap berada di garis terdepan mengawal keadilan di Kerinci dan Sungai Penuh. Jangan main-main dengan uang rakyat,” pungkasnya. (Red)