banner 728x250
Daerah  

Tenaga Pemilah dan Operator Mesin TPST Ikuti Pelatihan Intensif. Lea: Agar Terampil Dalam Mengolah Sampah

Petugas Pemilah Sampah Saat Berkerja di TPST RKE. (Ist)

Loading

SUNGAIPENUH-Wali Kota Sungai Penuh Alfin, menegaskan keberadaan TPST RKE menjadi langkah nyata Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam meningkatkan pengelolaan sampah, menjaga kebersihan lingkungan, serta mendukung terwujudnya kota yang sehat dan layak huni.

“Dengan adanya TPST ini, kita berharap penanganan sampah dapat lebih terintegrasi, mulai dari pemilahan, pengolahan hingga pemanfaatan kembali, sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” tegasnya.

Diharapkan dukungan dari seluruh komponen masyarakat penanganan persampahan secara terintegrasi dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat secara ekonomi, ungkap Wako Alfin.

Hingga kini, upaya penanganan sekaligus pengolahan sampah bernilai ekonomis di TPST RKE terus dipacu oleh Pemerintah Kota Sungai Penuh.

BACA JUGA:  Alfin Kukuhkan 30 Paskibraka Kota Sungai Penuh, Jadi Irup Perdana HUT KE-80 RI

Bahkan, langkah konkrit lapangan ditempuh secara konsisten melibatkan berbagai stakeholder terkait.

Sebanyak 36 orang tenaga pemilah sampah plus 5 orang operator mesin pengolah sampah diberikan pelatihan intensif oleh para tenaga teknis dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh, agar memiliki kecakapan dan keterampilan yang mumpuni dalam bertugas.

“Pelatihan akan terus kita laksanakan sampai tenaga pemilah memiliki kecakapan dan terampil dalan memilah sampah sesuai jenis dan karakteristik,” ujar Tim Teknis DLH Lea Desnifa, ST, MT,

Menurutnya, melalui pelatihan dan pembekalan diharapkan para tenaga kerja pemilah akan terampil dalam pengolahan sampah organik menjadi kompos.

BACA JUGA:  RSU Mulai Sepi Pasien, Pelayanan Terus Dikeluh, Kinerja Dirut Dinilai Tak Becus

“Kecakapan dalam pemilahan sampah anorganik bernilai ekonomis dan para operator mesin lebih handal dalam mengoperasikan mesin pengolah sampah” ungkapnya. (DD)