![]()
SUNGAIPENUH-Wali Kota Sungai Penuh Alfin, mengundang para pedagang pasar Beringin ke rumah dinas untuk dialog, silaturahmi dan diskusi terkait akan dibangunnya pasar beringin.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan pedagang, serta mencari solusi bersama untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang.
“Diawal masuk pemerintahan disambut efesiensi anggaran, tentu butuh perjuangan yang sangat berat untuk mendapatkan dana pusat” ujar Wako Alfin, dihadapan Pedagang.
Ia menambahkan, sangat saya pahami kondisi saat ini. Demi untuk pembangunan kota sungai penuh kedepan dan pembangunan pasar beringin yang selalu tertunda. Insyaallah tahun ini kita mendapat anggaran untuk pembangunan pasar beringin.
“Pembangunan pasar beringin akan menghabiskan anggaran senilai Rp 11 miliar” ungkapnya.
Wako berharap dukungan kita semua untuk pembangunan Kota Sungai Penuh kedepan, pungkasnya.
Salah satu pedagang dihadapan Walikota menyampaikan bahwa kami sangat setuju adanya pembangunan pasar beringin. Bahkan mereka berharap untuk penampungan sementara agar ditempat yang layak.
“Sebab lantai 2 Kincai Plaza sepi pembeli dan tidak ada yang akan mau ke Plaza” ujar Pedagang.
Tole, anggota DPRD dapil 1 Kota Sungai Penuh berharap, jika pembangunan pasar beringin telah selesai dikerjakan. Agar Pedagang yang sudah ada sekarang diprioritaskan.
“Ya, jangan nantinya pedagang yang lama tidak mendapat tempat. Untuk itu, Mari kita kawal bersama-sama” ujar Ketua Komisi 3.
Pertemuan tersebut dilaksanakan pada Selasa 22 Juli 2015 turut dihadiri, Wawako, Anggota Dewan dapil 1, Sekda, Kadis Disperindag, Camat Sungai Penuh dan dihadiri sebanyak 15 orang perwakilan pedagang pasar beringin. (DD)













