![]()
SUNGAIPENUH-Pemerintah Desa Amar Sakti menggelar Sosialisasi Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R dengan konsep Reuse, Reduce, Recycle pada Jumat (5/9/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga secara bijak dan berkelanjutan.
Acara yang berlangsung di Aula Kantor Desa Amar Sakti ini dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sungai Penuh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bhabinkamtibmas, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Dalam paparannya, pihak DLH menegaskan perlunya perubahan paradigma pengelolaan sampah. Jika sebelumnya sistem hanya sebatas kumpul angkut buang, kini konsep baru berbasis 3R diterapkan, yaitu:
Reduce – Mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya.
Reuse – Memanfaatkan kembali barang-barang yang masih layak.
Recycle – Mendaur ulang sampah menjadi produk bermanfaat.
Sistem Pengelolaan Sampah TPS3R Desa Amar Sakti
Berdasarkan pemaparan dalam sosialisasi, proses pengelolaan sampah akan dilakukan secara terpadu dan bertahap:
1. Pemilahan di Rumah Tangga
Warga diminta memisahkan sampah organik dan anorganik sejak dari rumah.
2. Pengangkutan dengan Kendaraan Roda Tiga
Sampah terpilah diangkut ke TPS3R menggunakan kendaraan roda tiga. Idealnya, setiap desa memiliki 2–3 unit kendaraan agar proses pengangkutan lebih efisien.
3. Pengolahan di TPS3R
Sampah anorganik seperti plastik, botol, dan kertas dikelola oleh BUMDes dan dijual kembali untuk menambah pendapatan desa.
Sampah organik diolah menjadi kompos atau produk bernilai ekonomi.
4. Penanganan Residu Sampah
Sampah yang tidak dapat dimanfaatkan akan diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Perlu Dukungan Masyarakat
Kepala Desa Amar Sakti, Alpi Pinaldi, menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan penuh dari warga.
“Kami berharap dengan adanya TPS 3R, kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat, dan sampah bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ujarnya.
Sementara itu, Kadis LH Kota Sungai Penuh, Wahyu Rahma Dedi, menambahkan bahwa keberhasilan TPS 3R sangat bergantung pada partisipasi masyarakat serta ketersediaan sarana pendukung, khususnya kendaraan pengangkut sampah.
Program TPS3R ini merupakan bagian dari Kegiatan Dana Desa Amar Sakti Tahun 2025. Selain memberikan edukasi, pemerintah desa juga menyiapkan fasilitas pengolahan sampah yang diharapkan mampu mengurangi volume sampah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga.
Dengan adanya sosialisasi ini, Pemerintah Desa Amar Sakti berharap dapat menjadi contoh penerapan pengelolaan sampah berkelanjutan di Kota Sungai Penuh dan mendorong kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. (DD)













