banner 728x250
Daerah  

Pembangunan Pasar Beringin Molor, Pelaksana Dinilai ‘Pembohong’

Loading

SUNGAIPENUH-Proyek pembangunan pasar Beringin dinilai tidak tepat waktu. Hal ini diketahui saat, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan pasar Beringin.

Pentauan Wartabaru, hingga akhir September 2026 progres pekerjaan baru tercapai 65 persen. Menurut informasi, batas waktu pekerjaan hingga Oktober 2026.

Sebelumnya, pelaksana proyek dihadapan Wako beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa pekerjaan akan siap tepat waktu.

“Akhir bulan ini pemasangan atap rampung. Dan item lainnya juga siap” ujar pelaksana. Namun, apa yang diucapkan semuanya tidak ada yang benar.

Sangat disayangkan, proyek yang bernilai miliaran itu hanya selesai dengan ucapan, tetapi dilapangan tidak sesuai dengan apa yang diucapkan. Ini sama dengan pembohongan.

Saat meninjau progres pembangunan, Wali Kota Sungai Penuh Alfin meminta penyedia jasa segera menyusun recovery schedule atau jadwal percepatan yang terukur. Target penyelesaian pekerjaan harus dibagi secara rinci setiap minggu hingga mencapai 100 persen.

BACA JUGA:  Pembelian Seragam SMPN 2 Sungai Penuh Capai Rp 730 Ribu, Ini Penjelasan Kepala Sekolah

Ia menegaskan, jadwal percepatan tersebut harus menjadi acuan dalam mengejar sisa pekerjaan, sehingga setiap tahapan dapat dipantau dan dievaluasi secara berkala. Dengan demikian, pelaksanaan pekerjaan diharapkan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Apabila dilakukan addendum, tambahan waktu tersebut harus disertai strategi percepatan yang jelas dan terukur, sehingga tidak hanya menjadi penambahan waktu pelaksanaan pekerjaan.” Ujar orang nomor satu di Kota Sungai Penuh.

Untuk mengejar sisa pekerjaan, Wako juga menginstruksikan adanya penambahan sumber daya, baik tenaga kerja maupun pola kerja melalui sistem shift dan lembur. Selain itu, mobilisasi alat serta material juga diminta untuk dipercepat.

BACA JUGA:  Jambi Elok Nian 2026 Berlangsung Spektakuler, Sungai Penuh Tampilkan Budaya dan UMKM

Optimalisasi seluruh sumber daya tersebut dinilai penting agar proses percepatan pembangunan berjalan efektif tanpa mengabaikan standar kualitas dan keselamatan kerja.

“Pembangunan Pasar Beringin Jaya ini harus segera dituntaskan agar dapat difungsikan sebagai pusat perdagangan modern yang representatif. Kita ingin masyarakat, khususnya para pedagang, segera merasakan manfaat dari pembangunan ini,” pungkasnya. (DD)