banner 728x250
Daerah  

Pemkot Sungai Penuh Gelar Rakor, Tegaskan Komitmen Turunkan Stunting dan Kemiskinan

Loading

SUNGAIPENUH-Pemerintah Kota Sungai Penuh menunjukkan keseriusannya dalam percepatan penurunan stunting dan kemiskinan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Teknis Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang dilaksanakan di Aula, Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Kamis (8/10/2026)..

Wawako Azhar Hamzah, selaku Ketua TKPK dan TP3S menyampaikan bahwa rakor menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan pemerintah daerah bersama Forkopimda, BUMN, BUMD dan lembaga terkait.

Menurutnya, pendekatan konvergensi melalui kolaborasi multisektor dan akurasi data terpadu menjadi kunci dalam pengambilan kebijakan serta pelaksanaan intervensi yang tepat sasaran.

Sementara itu,, Wako Alfin menegaskan Pemkot Sungai Penuh menempatkan penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

BACA JUGA:  Dana BOK Puskesmas Semerap Kerinci Diduga Dipotong. Kadis Dinkes Bungkam

Berdasarkan rilis BPS dan Survei Gizi, angka kemiskinan Kota Sungai Penuh sebesar 3,23 persen dan prevalensi stunting 8 persen pada 2025.

Capaian tersebut turut mengantarkan Sungai Penuh meraih penghargaan peringkat pertama regional Sumatera dalam ajang penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting.

Untuk memperkuat capaian tersebut, Pemkot Sungai Penuh terus menjalankan berbagai program dan inovasi strategis, mulai dari program unggulan hingga Gerakan 3S (Segenggam Beras, Sebutir Telur dan Seribu Rupiah) yang digagas Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh.

“Alhamdulillah, Gerakan 3S telah kita distribusikan kepada lebih dari 500 keluarga kurang mampu yang membutuhkan, mulai dari balita stunting, balita risiko stunting, keluarga risiko stunting, balita dengan masalah gizi, ibu hamil kekurangan energi kronis hingga lansia,” ujar Alfin.

BACA JUGA:  Dewan Usul Kantor Disdik Kota Sungai Penuh Kembali ke Pusat Kota

Ia mengajak seluruh perangkat daerah meningkatkan koordinasi dan kolaborasi serta melahirkan inovasi yang memberikan dampak nyata dan konkret bagi kesejahteraan masyarakat. (Red)